Breaking News:

Berita Lumajang

Smart City Jadi Cita-Cita Kabupaten Lumajang: Tiap Desa Terpasang 15 CCTV Terintegrasi dengan Dishub

Pemkab Luajang mulai mengeksekusi master plan pembangunan kota berbasis smart city.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Parmin
surya.co.id/tony hermawan
Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat ditemui di kantornya, Rabu (22/9/2021). Bupati Thoriq memiliki pilot project menyebar 1.000 CCTV untuk menekan angka kriminalitas di Lumanjang. 

SURYA.CO.ID | Lumajang - Kabupaten Lumajang terus berpacu mengejar ketertinggalan dengan daerah lain. Untuk mengawalinya, Pemkab mulai mengeksekusi master plan pembangunan kota berbasis smart city.

Smart city merupakan sebuah konsep kota yang memanfaatkan kecanggihan teknologi, untuk mengintegrasikan seluruh pelayanan pemerintah kepada masyarakat. 

Program 1000 CCTV merupakan pilot project  Pemkab Lumajang dalam mereleasiskan smart city.

Saat ini, ada beberapa kecamatan yang sudah mulai melakukan pemasangan.

Rencananya, setiap desa di Lumajang akan dipasang 15 CCTV. Kamera itu nantinya bakal diintegrasikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Lumajang dan kepolisian.

Harapannya, kamera itu bisa memantau memantau keamanan aktifitas masyarakat, sehingga angka kriminalitas bisa segera ditekan.

Selain itu, pemda juga mulai merancang  digitalisasi pada antar perangkat daerah untuk melayani masyarakat.

Misalnya, Dinas Kependudukan kini sudah bisa melayani masyarakat lewat handphone. Meskipun, sekarang fasilitas itu hanya mentok sampai layanan pendaftaran/penggantian e-KTP.

Namun, tidak menutup kemungkinan layanan digital tersebut terus dikembangkan.

Sebab pemerintah sendiri juga terus berupaya mewujudkan pelayanan publik berbasis elektronik yang terintegrasi.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, memang di era sekarang teknologi menjadi bagian penting bagi masyarakat.

Selain untuk memudahkan aktivitas masyarakat, smart city juga dinilai bisa meningkatkan pemerintah dalam melayani publik.

"Ke depan, akses untuk smart baik fasilitasi software dan hadrware itu akan menjadi kebutuhan tata kelola pelayanan di pemerintahan maupun nonpemerintah," ujar Bupati Thoriq.

Lanjut dia, di era digital sekarang ke depan akan memunculkan berbagai jenis pekerjaan baru.

Menyambut itu, memang Pemkab perlu menyiapkan beberapa terobosan.

Dengan smart city diharapkan pemerintah ke depan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kompetisi kita sekarang itu bagaimana caranya memberikan pelayanan nyaman untuk masyarakat," pungkas dia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved