Breaking News:

Sejarah Museum Kostrad Tempat Patung Soeharto, Sarwo Edhie & AH Nasution Dibongkar, Saksi Bisu G30S

Berikut sejarah berdirinya museum Dharma Bhakti, Markas Kostrad, tempat tiga patung (Soeharto, Sarwo Edhie Wibowo dan AH Nasution) yang dibongkar.

kostrad.mil.id
Prajurit Cakra IV Saat Berkunjung ke Museum Dharma Bhakti Kostrad. 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah

SURYA.co.id - Berikut sejarah berdirinya museum Dharma Bhakti, Markas Kostrad, tempat tiga patung (Soeharto, Sarwo Edhie Wibowo dan AH Nasution) yang dibongkar.

Museum tersebut merupakan saksi bisu penumpasan gerakan 30 September 1965 atau G30S/PKI.

Diketahui, pembongkaran patung Soeharto, Sarwo Edhie Wibowo dan AH Nasution di museum Kostrad kini ramai jadi perbincangan publik.

Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Dudung Abdurachman pun angkat bicara untuk mengklarifikasinya.

Dia mengatakan, pembongkaran patung-patung itu merupakan permintaan dari sang penggagas patung, yakni Pangkostrad ke-34 Letjen TNI (Purn) Azmyn Yusri Nasution.

Baca juga: Pangkostrad dan Mantan Danjen Kopassus Tanggapi Tudingan Gatot Nurmantyo Sebut TNI AD Disusupi PKI

Dudung juga membantah anggapan yang menyebut penarikan tiga patung tersebut berarti Kostrad melupakan sejarah pemberontakan G30S/PKI.

Lantas, seperti apa sejarah Museum Dharma Bhakti Kostrad, tempat patung-patung tersebut sebelumnya berada?

Mengutip Katalog Museum Indonesia yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 2018, Museum Dharma Bhakti Kostrad merupakan museum khusus yang gedungnya didirikan pada tahun 1870.

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Melihat Museum Dharma Bhakti Kostrad, Tempat Patung Penumpas G30/S PKI yang Dibongkar'

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved