Berita Tulungagung
22 Petani Muda di Kabupaten Tulungagung Mendapat Hibah Program YESS Kementerian Pertanian
Sembilan petani lainnya menerima berbagai peralatan pertanian dan benih, seperti mesin pembajak sawah, pompa air dan penyemprot.
Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Sebanyak 22 petani muda mendapatkan bantuan dana hibah kompetitif program Youth Entrepreneurship and employment Support Service (YESS).
Lewat program ini diharapkan muncul petani-petani muda yang meneruskan pertanian di Indonesia.
Bantuan berasal dari Kementerian Pertanian melalui Politeknik Pembangunan dan Pertanian Malang.
"Menurut kajian, generasi muda sudah tidak tertarik lagi menjadi petani. Petani saat ini mayoritas generasi tua," ucap Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, usai menyerahkan bantuan di Kantor Dinas Pertanian, Kamis (30/9/2021).
Ada 13 orang yang menerima Hibah Kompetitif Yess dari Kementan.
Selain itu, sembilan petani lainnya menerima berbagai peralatan pertanian dan benih, seperti mesin pembajak sawah, pompa air dan penyemprot.
Diharapkan bantuan ini bisa meningkatkan produksi hasil pertanian.
"Penerima hibah kompetitif ini adalah para individu. Harapannya semakin banyak anak muda yang mau jadi petani," ucap Maryoto.
Baca juga: Tutup 2 Bulan Lebih, Perpustakaan Bung Karno Kota Blitar Kembali Dibuka
Direktur Poltek Bangtan, Setya Budhi Udrayana, mengatakan penerima hibah ini usia 19-39 tahun.
Program YESS adalah program nasional di Kementan kepada individu.
Salah satu penerimanya ada di Kabupaten Tulungagung.
"Ini yang pertama, nanti ada yang kedua sekitar 11 penerima manfaat," tutur Setya.
Tahun 2022 program ini juga ditingkatkan, baik dari kualitas proposal maupun kuantitas penerima manfaat.
Bantuan diwujudkan uang tunai, dengan harapan bisa mengembangkan usaha yang dirintis para petani muda.
"Harapannya mereka yang akan meneruskan pertanian di Kabupaten Tulungagung," pungkas Setya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bupati-tulungagung-maryoto-birowo-memeriksa-bantuan-alat-mesin-pertanian-yang-dihibahkan.jpg)