Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Kasus Harian Covid-19 di Jatim Turun 98% dan BOR Isolasi Turun 75%, 28 Daerah Masuk Level 1

Gerak cepat dan sinergi terus dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Jawa Timur.

Editor: Cak Sur
Istimewa
Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur periode 15 Juli 2021 - 27 September 2021 

Pada kesempatan yang sama, orang nomor satu di Jatim itu juga memaparkan, jumlah kabupaten/kota di Jatim yang masuk level 1 bertambah menjadi 28 daerah. Hasil ini diperoleh berdasarkan hasil assesment situasi Covid-19 dari Kemenkes RI per 26 September 2021 yang dirilis 27 September 2021.

Sebagai informasi, asesmen yang dilakukan Kemenkes RI tersebut berdasarkan atas hasil 6 parameter yaitu Kasus Konfirmasi, Rawat Inap RS, Kematian, Testing, Tracing dan Treatment yang dilakukan secara masif dan terukur sehingga menghasilkan predikat memadai.

Adapun 28 kabupaten/kota yang masuk level 1 antara lain Kabupaten Tuban, Sumenep, Situbondo, Sidoarjo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kabupaten Sampang, Ponorogo, Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, Lumajang, Lamongan, Kota Surabaya, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, Kabupaten Kediri, Jombang, Jember, Gresik, Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, dan Banyuwangi.

Sementara untuk daerah di Jatim yang berada pada level 2 yaitu sebanyak 10 kabupaten/kota. Diantaranya, Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, Probolinggo, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Madiun, dan Bangkalan.

“Alhamdulillah jumlah kabupaten/kota di Jatim kembali mengalami penambahan pada level 1. Sebanyak 73,68% atau 28 daerah di Jatim sudah masuk level 1, sementara level 2 sebanyak 26,32% atau 10 kabupaten/kota di Jatim,” kata Khofifah.

Meski demikian, Khofifah terus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes). Ini penting, karena kedisiplinan menjalankan prokes menjadi salah satu kunci untuk melindungi diri kita dan orang di sekeliling kita dari penularan Covid-19.

“Terima kasih atas semua kerja keras, kekompakan dan doa terbaik untuk kita semua. Kita terus berikhtiar dan berdoa agar kondisi Covid-19 di Jatim makin terkendali, dan makin melandai. Mari kuatkan disiplin prokes dan percepat vaksinasi. Jangan lengah, jangan kendor,” tandasnya. (hms)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved