Breaking News:

Startup Sayuran dan Produk Segar Potensi dan Tantangan Sama Besarnya

terdapat inovasi baru yang disediakan Startup layanan belanja seperti Sayur box, Happy Fresh, TaniHub, Etanee, dan juga Aratamart.

Editor: Rudy Hartono
kontan.co.id
Layanan delivery produk segar sayuran dan buah ikut sukseskan penerapan PPKM selama masa Pandemi Covid-19. 

delivery produk segar

startup sayuran dan buah

SURYA.co.id -  Pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia memaksa pemerintah mengambil kebijakan untuk memberlakukan penerapan PPKM. Pembatasan mobilitas tersebut membuat masyarakat terpaksa harus membatasi ruang gerak bagi untuk beraktivitas, salah satunya termasuk berbelanja.

Untuk memudahkan masyarakat dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari seperti berbelanja kebutuhan bumbu dapur, buah-buahan, dan sayuran, terdapat inovasi baru yang disediakan Startup layanan belanja seperti Sayur box, Happy Fresh,  TaniHub, Etanee, dan juga Aratamart.

Dengan menggunakan layanan aplikasi tersebut, maka masyarakat bisa belanja dengan tenang dan kebutuhan buah dan sayur dapat langsung diantarkan ke rumah tanpa perlu khawatir dan beresiko terpapar virus Covid-19, karena harus berbelanja ke luar.

Melihat hal tersebut, Pengamat Teknologi sekaligus Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan, startup penyedia layanan pesan antar seperti sayuran dan produk segar tersebut bisa berkembang dan akan banyak peminat jika ekosistem terbangun dengan baik. “Dalam hal ini petani harus dikumpulkan dan dibangun data serta produknya, kebutuhan logistik yang harus dipikirkan, dan juga pelanggannya kan harus diajak menggunakan layanan. Semua harus dibangun. Tidak bisa berharap semua bergabung dengan sendirinya,” ujar Heru kepada Kontan.co.id, Jumat (24/9).

Heru juga menyampaikan, untuk bisa bertahan, startup sayuran dan produk segar tersebut tantangannya sangat besar. Pertama harus dipastikan produk yang dikirim ke pembeli dalam keadaan segar. Sebab dalam hal ini pembeli tidak bisa langsung melihat dan memilah produk yang akan dibelinya. 

Kedua, memastikan ketersediaan produk dari petani dapat terpenuhi sehingga , dan ketiga adalah memastikan produk yang dikirim melalui pesan antar tersebut sampai dalam keadaan baik, seperti sayuran dan  buah-buahan masih dalam keadaan baik, sehingga kepercayaan pembeli bisa dibangun.

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul: Pengamat: Layanan delivery produk segar bisa berkembang jika ekosistem terbangun baik

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved