Breaking News:

Berita Surabaya

DPRD Sebut ASN di Surabaya Alami Pemotongan Tunjangan Senilai 95 Miliar, Ini Penjelasan dari Pemkot

Pemerintah Kota Surabaya memastikan tidak ada pemotongan tunjangan atau gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkot.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan tidak ada pemotongan tunjangan atau gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkot. Ini sekaligus meluruskan pernyataan dari DPRD Surabaya sebelumnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah mengungkapkan, ada pengurangan pada pos penyediaan gaji dan tunjangan ASN.

Jumlah pengurangan yang masuk pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2021 ini mencapai Rp 95,225 miliar.

Bukan pemotongan, Pemkot Surabaya menyebut hal ini sebagai rasionalisasi dari sisa pos belanja pegawai untuk di-refocusing. Rasionalisasi ini disebabkan karena adanya ASN di lingkungan pemkot yang pensiun maupun meninggal.

Ini bersumber dari sisa realisasi pos belanja pegawai pada APBD Tahun 2021.

"Ini bukan pemotongan," kata Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, Senin (27/2/2021).

"Ini adalah rasionalisasi dari sisa belanja pegawai untuk di-refocusing (dialihkan ke pos anggaran lainnya). Ini dikarenakan adanya sisa realisasi belanja pegawai," jelasnya.

Febri menjelaskan, anggaran gaji dan tunjangan bagi ASN telah masuk dalam APBD sebelumnya. Apabila ASN tersebut meninggal, maka anggaran tersebut tidak terealisasi 100 persen.

Febri mencontohkan, Pegawai Pemkot Surabaya pada awalnya berjumlah 1.000 orang. Namun ternyata, pada Januari ada 100 pegawai yang kemudian meninggal dunia atau pensiun.

Maka kemudian, secara otomatis PAK yang dihitung untuk kebutuhan belanja pegawai sebanyak 900 orang.

"Artinya dalam PAK itu anggaran khusus belanja pegawai yang kami hitung selama empat bulan ke depan (September - Desember 2021) adalah 900 orang," imbuhnya.

Sehingga, sisa anggaran ini kemudian di-refocusing pada PAK.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved