Breaking News:

Berita Mojokerto

Rehabilitasi SMPN 2 Dawarblandong Kabupaten Mojokerto DAK Fisik Tembus Rp 2,7 Miliar

Pengerjaan proyek rehabilitasi bangunan sekolah di SMPN 2 Dawarblandong menggunakan Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK Fisik) Tahun 2021.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: irwan sy
mohammad romadoni/surya.co.id
Kondisi bangunan sekolah di SMPN 2 Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Pengerjaan proyek rehabilitasi bangunan sekolah di SMPN 2 Dawarblandong menggunakan Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK Fisik) Tahun 2021.

Sekolah SMPN 2 Dawarblandong memperoleh suntikan DAK Fisik dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) paling banyak jika dibandingkan sekolah lain di Kabupaten Mojokerto yang totalnya tembus Rp 2,7 miliar.

Kepala SMPN 2 Dawarblandong, Enis Pramesti, mengatakan pengerjaan rehabilitasi bangunan sekolah yang dimulai pada pertengahan Agustus 2021 tersebut difokuskan untuk memperbaiki sejumlah gedung yang mayoritas kondisinya rusak parah hingga rawan roboh.

"Progress sekarang rehabilitasi bangunan sekolah di SMPN 2 Dawarblandong sekitar 30 persen pengerjaannya," ungkapnya kepada Surya.co.id, Minggu (26/9/2021).

Enis menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Harfendy Setiyapraja terkait permohonan supaya difokuskan untuk rehabilitasi bangunan Laboratorium Komputer/ TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Sedangkan, jumlah peserta didik di SMPN 2 Dawarblandong sebanyak 513 siswa termasuk siswa kelas XI sekitar 165 siswa.

"Sekarang yang lagi pengerjaan yaitu dua Lab TIK itu memang saya minta untuk dikerjakan dulu karena berkaitan dengan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK)," jelasnya.

Menurut dia, rehabilitasi bangunan Lab TIK diupayakan rampung sebelum pelaksanaan untuk sekolah SMP dibagi dua gelombang yakni pada 4-7 Oktober 2021.

Perbaikan Lab TIK meliputi lantai yang bergelombang hingga keramik mengelupas, atap plafon dan lainnya lantaran kondisi geografis Dawarblandong kontur tanah gerak.

"Karena nanti kita butuh Lab TIK untuk ANKB kemungkinan yang bisa terselesaikan sampai pekan depan meskipun finishing sekitar 90 persen sehingga ruangan dalam masih bisa ditempati," terangnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved