Breaking News:

Berita Surabaya

PT Agros Hadirkan Layanan 1 Pintu di Industri Logistik

Industri logistik menjadi sektor yang tumbuh pesat selama pandemi Covid-19.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
Agros
Salah satu armada dari Agros yang menggunakan sistem layanan terpadu satu pintu (one-stop service) berbasis teknologi, berfokus hadirkan solusi terintegrasi untuk optimalkan layanan jasa logistik muatan berat (raw material). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Industri logistik menjadi sektor yang tumbuh pesat selama pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), arus pengiriman barang di Indonesia selama pandemi bertumbuh hingga 40 persen.

Salah satu yang bertumbuh ialah permintaan armada berat untuk mengangkut raw material (bahan baku) yang dibutuhkan di berbagai industri.

Tren menggeliatnya industri logistik raw material ini belum dibarengi dengan upaya untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang ada di industri ini sejak sebelumnya.

Melihat kondisi tersebut, CEO Agros, Arman, mengatakan, pihaknya menghadirkan sistem layanan terpadu satu pintu (one-stop service) berbasis teknologi yang berfokus hadirkan solusi terintegrasi untuk optimalkan layanan jasa logistik muatan berat (raw material).

"Kami yang pertama menawarkan solusi terintegrasi untuk menjawab seluruh potensi masalah yang muncul dalam perjalanan setiap pihak yang berkaitan dengan industri ini," kata Arman, Kamis (23/9/2021).

Menurutnya, setelah berbagai pengamatan dan riset yang dilakukan di industri ini, Agros sampai pada kesimpulan bahwa sebagian besar problem masih muncul karena para pelaku industri ini masih bertahan menggunakan sistem konvensional dan tidak terintegrasi.

"Kami berkomitmen untuk selalu meningkatkan layanan kami sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan industri logistik muatan berat di lapangan," tambah Arman.

Terhitung sejak muncul di awal 2020, hingga saat ini, Agros berhasil menyelesaikan sebanyak 102.306 transaksi logistik dengan total angkut mencapai 2.183.156 tonase.

Agros juga sukses mendapatkan kepercayaan dari 55 perusahaan shipper, 218 fleet armada dari 7 transporter, dan 252 kerabat pengemudi terpercaya.

"Agros berusaha menghubungkan setiap pihak, mulai dari shipper, transporter, hingga pengemudi dalam satu platform yang memudahkan masing-masingnya untuk mendapatkan manfaat yang nyata," jelasnya.

Arman menambahkan, dirinya memiliki visi dapat menjadi perusahaan teknologi logistik terkemuka di kancah internasional.

Namun dia juga memahami, bahwa untuk mencapai visi tersebut Agros terlebih dulu wajib memenangkan pasar industri logistik Indonesia.

"Langkah awal yang sudah kami mulai dengan menarget kawasan Indonesia Timur. Ke depannya, kami berharap dapat bekerjasama dengan lebih banyak lagi kerabat logistik di sini," tandas Arman.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved