Breaking News:

Berita Gresik

Keluarga Yakini SF Tewas Dibunuh, Bukan Kecelakaan, Luka Bacok di Leher sebagai Bukti Lapor Polisi

Keluarga masih belum bisa merelakan kepergian SF (16) yang harus meregang nyawa di jalan raya Tenaru, Dusun Wates, Desa Cangkir, Driyorejo, Gresik.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
foto: polres gresik
Jasad SF saat diautopsi di rumah sakit. 

SURYA.co.id | GRESIK - Keluarga masih belum bisa merelakan kepergian SF (16) yang harus meregang nyawa di jalan raya Tenaru, Dusun Wates, Desa Cangkir, Driyorejo pada Minggu (12/9/2021) lalu.

Meski sudah dua pekan kepergian SF, keluarga masih menyisakan tanda tanya besar.

Pasalnya, korban disebut menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Keluarga korban menduga kuat SF dibunuh.

Saaf ditemukan, SF dalam kondisi bersimbah darah sekitar pukul 03.45 WIB dua pekan lalu, tepatnya pada Minggu (12/9/2021).

Jainun, paman korban, menceritakan awal mula ponakannya pergi keluar rumah.

Sebelum kejadian, korban bersama teman-temannya, salah satunya adalah R.

Setelah itu dalam perjalanan pulang, di lokasi kejadian ada empat orang yang datang mencegat korban.

Entah apa yang terjadi hingga akhirnya SF ditemukan tergeletak bersimbah darah.

Rekannya beriniaial R sempat melapor kejadian. SF mengalami kecelakaan tunggal kemudian meningal dunia.

"Kami dari pihak keluarga korban menduga SF adalah korban pembunuhan dan sudah direncanakan, dengan lebih dulu diajak minum, lalu seolah-olah mengalami kecelakaan."

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved