Breaking News:

Pemilu 2024

Dua Skenario KPU RI terakait Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyiapkan sejumlah skenario untuk pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak pada tahun 2024.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Parmin
surya.co.id/yusron naufal putra
Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi menjadi narasumber dalam sebuah diskusi daring, Minggu (26/9/2021).  

SURYA.co.id | SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyiapkan sejumlah skenario untuk pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak pada tahun 2024.

Setidaknya ada dua skenario yang disiapkan. Namun, kedua skenario itu masih tetap akan memperhatikan sejumlah penyesuaian protokol kesehatan. 

Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi menjelaskan, skenario pertama disiapkan jika wabah virus ini sudah relatif mereda atau sudah menjadi endemik. 

Sekalipun demikian, tahapan pemilu dan Pilkada serentak tetap akan berlangsung dengan beberapa penyesuaian. 

"Tentu saja tahapan Pemilu dan Pilkada serentak 2024 tidak mungkin langsung dilaksanakan secara normal. Itu rasanya hampir tidak mungkin."

"Yang bisa dilakukan yaitu dengan pelonggaran-pelonggaran secara terbatas," kata Pramono saat menjadi narasumber dalam sebuah diskusi daring, Minggu (26/9/2021). 

Menurut Pramono, kondisi daerah memang akan sangat menentukan. Apalagi, situasi di masing-masing daerah memang sangat dinamis. 

Dengan skenario itu, Pramono menyebut sejumlah pelonggaran bakal dilakukan. Diantara gambarannya adalah pengajuan daftar caleg ke KPU oleh parpol dapat dihadiri maksimal 25-30 orang. 

Hal itu disebut menjadi diantara pelonggaran, dibanding dengan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 kemarin.

Dimana pendaftaran calon hanya boleh dihadiri belasan orang dan pasangan calon dan tidak boleh dihadiri massa. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved