Breaking News:

Berita Surabaya

Tingkatkan Produktivitas Produsen Tahu Magetan , Tiga Dosen UNESA Lakukan Alih Teknologi

Alih teknologi ini melibatkan salah satu mitra di Magetan, yakni Tahu Magetan Juan Berkah yang berlokasi di Desa Cepoko, Kecamatan Paneka

Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Unesa
Tim Dosen UNESA melakukan alih teknologi berupa rancang bangun mesin penggiling kedelai menjadi bubur tahu bersama salah satu mitra Tahu Magetan Juan Berkah di Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Jawa Timur memiliki banyak pabrik tahu yang tersebar di berbagai daerah termasuk Magetan.

Guna mendukung produsen tahu di Magetan, Tim Dosen UNESA yang terdiri dari Warju, Dwiarko Nugrohoseno dan Lutfi Saksono berupaya melakukan alih teknologi berupa rancang bangun mesin penggiling kedelai menjadi bubur tahu.

Alih teknologi ini melibatkan salah satu mitra di Magetan, yakni Tahu Magetan Juan Berkah yang berlokasi di Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan.

Ketua Tim, Warju mengatakan produsen tahu masih banyak yang mempertahankan pola produksi yang masih sangat tradisional.

"Pola ini berpengaruh pada kapasitas, higienitas, hingga produktivitas produksi. Masalah lain juga ada pada pengemasan yang cenderung seadanya dan kurang menarik," ujar Warju kepada SURYA.co.id, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Pria Sidoarjo Tewas Tertimbun Material Sirtu di Kabupaten Mojokerto, Bermula dari Truk Terguling

Di sisi lain, permintaan komoditas tahu di tengah masyarakat Magetan dinilai cukup tinggi bahkan persaingan antar produsen cukup kompetitif.

Karena alasan itu, Tim Dosen Unesa berupaya untuk membantu produsen tahu dalam bentuk alih teknologi guna meningkatkan produktivitas produsen tahu di Magetan.

“Proses jadi tahu itu kan cukup banyak, kalau masih tradisional kan jadinya lama, makanya kita upayakan adanya alih teknologi biar proses produksi makin efektif, efisien dan produktivitasnya pun meningkat,” tutur Warju.

Adapun upaya yang mereka lakukan yaitu membuat rancang bangun, melakukan pelatihan, dan pendampingan Teknologi Tepat Guna (TTG) mesin penggiling untuk peningkatan kapasitas dan higienitas produksi tahu.

Kemudian mereka melakukan pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved