Breaking News:

Berita Kediri

Gunakan Konsep Urban Farming, Kota Kediri Kembangkan Budidaya Sayuran Hidroponik dalam Green House

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri membangun semangat warga untuk bercocok tanam dengan konsep urban farming.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Didik Mashudi
Budidaya sayuran hidroponik dalam green house banyak dikembangkan di sejumlah kelurahan di Kota Kediri 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri membangun semangat warga untuk bercocok tanam dengan konsep urban farming.

Bahkan, bercocok tanam di tengah perkotaan dengan lahan sempit dapat terwujud dan menjadi peluang bisnis bagi masyarakat. Upaya itu dilakukan dengan membangun green house dengan pertanian hidroponik.

Kepala DKPP Kota Kediri, Mohammad Ridwan mengatakan, adanya green house berasal dari usulan masyarakat yang ingin menggeluti bidang tanaman sayur hidroponik.

“Green house dengan konsep tanam sayur hidroponik ini dapat menjadi salah satu solusi lahan sempit di Kota Kediri. Selain itu green house meminimalisir serangan hama dan tanaman sayuran yang dipilih untuk dibudidayakan jangka waktu panen relatif cepat,” ujarnya, Sabtu (25/9/2021).

Apalagi minimnya penggunaan bahan pupuk kimia dapat membuat nilai jual di pasaran cukup tinggi. Sehingga perputaran modal petani juga lebih cepat.

Seperti yang dilakukan Kelompok Usaha Bersama (Kube) Green House Bersinar di Kelurahan Ngronggo yang aktif bercocok tanam dan menjual sayuran hidroponik hingga saat ini.

Malahan Kube yang telah berjalan hampir setahun, penjualan hasil panennya menjangkau hingga daerah sekitar Kota Kediri.

Lurah Ngronggo, Heru Sugiarto menjelaskan, green house sejak diresmikan Januari 2021 lalu sudah 17 kali panen. Setiap kali panen mencapai 20 kg sayuran.

"Dari segi pemasaran tidak sulit, karena sayuran seperti ini sudah memiliki pasarnya sendiri dan masyarakat sudah tahu bahwa ini sayur sehat,” ungkapnya.

Menurut Ketua Kube Green House Bersinar, Nunung Noviah mengatakan, kelompoknya juga tergabung dalam Komunitas Hidroponik Kota Kediri (Kohikari) untuk mendapat informasi harga dan pemasaran sayuran.

Di Kota Kediri setidaknya terdapat 21 Kube hidroponik yang menjadi binaan DKPP Kota Kediri.

Sementara, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menyampaikan, cara bertanam hidroponik menjadi strategi menjaga ketahanan pangan di area terkecil seperti RT dan RW serta menjadi peluang bisnis bagi warga Kota Kediri.

“Dengan adanya lahan hidroponik yang dikelola Kelompok Usaha Bersama dapat menjaga ketahanan pangan dalam lingkup lingkungan sekitar," ungkapnya.

Selain itu, hasil sayuran hidroponik warga juga mampu bersaing. Sehingga dapat menjadi peluang bisnis di Kota Kediri.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved