Breaking News:

Berita Tulungagung

Sebut Proses Pilwabup Tulungagung Tidak Adil, NasDem Melapor ke Bawaslu; Juga Siap Adukan Ketua DPRD

Dewan tengah memroses hasil pemilihan yang telah dilakukan Sabtu (18/9/2021) lalu, sebelum dilaporkan ke Kemendagri

Penulis: David Yohanes | Editor: Deddy Humana
surya/david yohanes
Jajaran pengurus DPD Pantai NasDem Tulungagung memberikan keterangan pers terkait pemilihan Wakil Bupati Tulungagung, Jumat (24/9/2021). 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Proses pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Tulungagung antar waktu, yang dilakukan di gedung DPRD setempat berbuntut panjang. Karena ternyata Partai Nsional Demokrat (NasDem) setempat melaporkan hasil pemilihan itu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan ke penegak hukum.

Sebelumnya Partai NasDem telah melayangkan dua kali somasi ke pimpinan ke DPRD Tulungagung. Somasi ini ditujukan kepada Ketua DPRD dan Panitia Khusus Pemilihan (Pansuslih), agar proses pemilihan dihentikan.

Saat ini sekretariat dewan tengah memroses hasil pemilihan yang telah dilakukan Sabtu (18/9/2021) lalu, sebelum dilaporkan ke Kemendagri melalui Gubernur Jawa Timur.

Tetapi Partai Nasdem Tulungagung juga sudah mengirim surat ke Kemendagri dengan materi yang sama, yaitu mendesak menghentikan proses Pemilihan Wabup Tulungagung.

“Kami minta (proses Pemilihan Wabup Tulungagung) dihentikan sementara karena ada beberapa yang kami rasa belum adil,” terang Heri Sunoto SH, dari Badan Advokasi Hukum dan Ham DPW NasDem Jatim, Jumat (24/9/2021).

Dilanjutkan Heri, Partai NasDem melakukan kajian untuk merumuskan langkah hukum lebih lanjut. NasDem akan melapor ke Bawaslu terkait proses pemilihan yang dianggap menyalahi asas Luber (langsung, umum, bebas dan rahasia).

Selain itu NasDem akan melapor ke penegak hukum, terkait indikasi pidana pemilu dalam proses pemilihan. Sebab ada indikasi upaya pelanggaran dalam proses Pilwabup kemarin untuk memenangkan calon tertentu.

“Kami akan berikan rujukan-rujukan, sehingga penegak hukum bisa melakukan penindakan,” tegas Heri saat di Kantor DPD NasDem Tulungagung.

Hasil kajian maupun bukti akan diserahkan ke penegak hukum saat pelaporan. Pihak yang akan dilaporkan adalah Pansuslih yang melaksanakan proses pemilihan.

NasDem juga melakukan kajian kemungkinan melaporkan Ketua DPRD Tulungagung. “Kita lihat saja, karena Ketua DPRD yang memimpin sidang paripurna. Tetapi pada pokoknya yang kami aporkan adalah Pansuslih,” ujar Heri.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved