Breaking News:

Berita Banyuwangi

Sasar Wisatawan, Banyuwangi Lakukan Vaksinasi Covid-19 di Lokasi Destinasi Wisata

Satgas Covid-19 Banyuwangi melakukan vaksinasi Covid-19 di destinasi wisata dengan sasaran wisatawan yang belum disuntik vaksin.

Penulis: Haorrahman | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Haorrahman
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada wisatawan di Pantai Asmara, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Satgas Covid-19 Banyuwangi melakukan vaksinasi Covid-19 di destinasi wisata dengan sasaran wisatawan yang belum disuntik vaksin.

Wakil Ketua Satgas COVID-19 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto mengatakan, sebagai syarat masuk destinasi wisata harus sudah divaksin minimal dosis pertama.

"Bagi pengunjung destinasi wisata yang belum divaksin, bisa langsung vaksin di lokasi," kata Eko, Jumat (24/9/2021).

Pria yang juga menjabat sebagai Dandim Banyuwangi itu mengatakan, telah meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama dengan Dinas Kesehatan Banyuwangi melakukan vaksinasi Covid-19 kepada wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.

"Tentu kolaborasi ini dilakukan untuk upaya penanganan Covid-19 di Banyuwangi. Dua Dinas bersama dengan Satgas Covid-19 Banyuwangi melakukan vaksinasi di tempat wisata," ujarnya.

Seperti vaksinasi di Pantai Asmara, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Wisatawan diberikan tempat antrean yang berjarak dan wajib bermasker.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi di wisata ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Dalam hal ini adalah puskesmas di lokasi sekitar wisata. Selain itu, kegiatan juga menggandeng kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di masing-masing destinasi wisata.

"Saat ini pemkab bersama teman-teman pengelola wisata berkomitmen agar Banyuwangi segera mencapai herd immunity. Maka, vaksinasi di destinasi wisata juga masif dilakukan. Karena sejatinya tempat wisata adalah tempat yang cocok bagi masyarakat yang belum divaksin. Sejuk, diruang bebas dan langsung menghirup udara segar. Setelah selesai vaksin, sudah bisa langsung berwisata," kata Bramuda.

Soal strategi membangkitkan ekonomi wisata, menurut Bramuda konsep yang diusung Dinas Pariwisata Banyuwangi saat ini bukanlah full tourism. Dirinya mewajibkan seluruh destinasi wisata untuk mengedepankan kualitas dibandingkan kapasitas.

"Tidak lagi full tourism, tetapi konsepnya kualitas tourism bukannya kuantitas. Jadi tidak bisa menarik wisatawan sebanyak-banyaknya," kata Bramuda.

Untuk mencapai kuantitas tourism ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menekankan agar pengelola wisata memberlakukan penerapan protokol 5M yang super ketat. Selain itu, pengelola wisata wajib mengkampanyekan agar masyarakat mau melakukan vaksinasi sampai tuntas serta mentaati aturan-aturan penanggulangan wabah Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono mengatakan, jika vaksinasi Covid-19 di tempat wisata ini sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. Ini merupakan salah satu cara percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemkab Banyuwangi.

"Untuk detailnya langsung ditangani oleh pukesmas dan satgas kecamatan dan desa," kata dr Rio.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved