Breaking News:

Berita Surabaya

BPN Jatim Targetkan Seluruh Aset Pemda Tuntas Tersertifikasi 2023 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Kanwil BPN Jatim Jonahar menyerahkan sertifikat aset kepada sejumlah kepala daerah di Jatim.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya.co.id/nuraini faiq
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Kanwil BPN Jatim Jonahar menyerahkan sertifikat aset kepada sejumlah kepala daerah di Jatim, Jumat (24/9/2021). 

SURYA.co.id |  SURABAYA - Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jatim Jonahar menargetkan semua aset milik Pemda di Jatim tuntas tersertifikasi pada 2023.

BPN akan membantu mempercepat penuntasan sertifikasi atas aset Pemda tersebut. 

"Kami targetkan sertifikasi untuk aset Pemda di Jatim selesai 2023. Semoga berhasil," tekad Jonahar saat ditemui usai upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) Tahun 2021 di Kanwil BPN Jatim, di Surabaya, Jumat (24/9/2021).

Seluruh Pemkab dan Pemkot didorong untuk mengukur dan melengkapi semua perayaratan.

Selain kepastian hak atas lahan juga pengukuran harus sudah diselesaikan. Saat ini masih banyak aset Pemda belum bersertifikat.

Jonahar tidak hapal jumlah persisnya. Berapa pun jumlahnya, dia akan memperkuat sistem percepatan menuju penuntasan sertifikasi aset Pemda. Jangan sampai ada sertifikat ganda. 

Pemda diminta segera mengukur seluruh asetnya. Sebab ini langkah awal menuju sertifikasi.

Selain itu memastikan bahwa aset itu tidak dalam sengketa atau dikuasai pihak lain. 

"Kami akan bantu mempercepat sertifikasi aset Pemda tersebut. Tim kami akan turun membantu. Tadi sebelum upacara kami diskusi dengan bupati dan wali kota. Pengukuran bidang harus diselesaikan," kata Jonahar.

Selain terkait anggaran, kendala  lain sehingga masih banyak aset Pemda belum bersertifikat karena menyangkut keberadaan aset.

Sementara itu, upacara Hantaru yang berlangsung di Kantor Kanwil BPN Jatim dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan bupati dan wali kota. 

Kota Surabaya menerima 159 sertifikat aset dari BPN. Yang menggembirakan adalah tuntasnya 15 aset di Pemda Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menerima sertifikat itu untuk Pembangunan Bantaran Kali Lamong.

"Alhamdililah bertahun-tahun menunggu aset di Kali Lamong. Tinggal pembayaran ganti rugi kepada warga untuk proyek Kali Lamong. Sebab ini penting untuk mencegah banjir," kata Gus Yani, Bupati Gresik.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved