Breaking News:

Berita Probolinggo

Borong Juara dalam Perhelatan Debat Bahasa Arab se-Asia, Begini Resep Mahasiswa UNUJA

"Kami terbiasa berbahasa Arab sehari-hari, baik di kampus maupun di asrama, ketika beli gorengan sekalipun kami terkadang berbahasa Arab"

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Rahadian Bagus
Ist/Dokumentasi UNUJA
Empat mahasiswa Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton, Probolinggo, memborong gelar juara pada perhelatan Debat Bahasa Arab, yang digelar di IAIN Syeikh Nur Djati Cirebon, Kamis (23/9/2021 

SURYA.CO.ID|PROBOLINGGO - Empat mahasiswa Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton, Probolinggo, memborong gelar juara pada perhelatan Debat Bahasa Arab, yang digelar di IAIN Syeikh Nur Djati Cirebon, Kamis (23/9/2021). 

Keempat mahasiswa ini diantaranya, Rizqi Aziz Febrianto, Muhammad Hasan Mutawakkil, Ahmad Fauzi Rahman, dan Badrus Zaman. Keempatnya merupakan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Jadid (UNUJA). 

Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) PBA, ini memborong juara 1 dalam dua nominasi tingkat Asia sekaligus. 

Rizqi Aziz Febrianto, Muhammad Hasan Mutawakkil, Ahmad Fauzi Rahman yang tergabung dalam kelompok debat, meraih Juara 1 kategori Debat Bahasa Arab Se Asia dengan perolehan poin 871,5.

Ketiganya menyisihkan sejumlah mahasiswa kompetitor dari negara - negara tetangga seperti Malaysia yang keluar sebagai juara 2 dan 3. 

Sementara Ahmad Fauzi Rahman, juga membawa pulang trophy juara 1 pada kategori Sardul Qishos atau bercerita dengan bahasa Arab, disusul  Badrus Zaman sebagai runner up. 

Muhammad Hasan Mutawakkil, mahasiwa UNUJA asal Kabupaten Bondowoso menceritakan jika keberhasilan dirinya beserta tim, tak lepas dari resep belajar yang sederhana.

Dirinya bersama mahasiswa prodi PBA lainnya terbiasanya menggunakan bahasa Arab dalam percakapan sehari - sehari. 

"Kami terbiasa berbahasa arab dalam kehidupan sehari - hari, baik di kampus maupun di asrama, ketika beli gorengan sekalipun kami terkadang berbahasa Arab," tutur Muhammad Hasan usai menerima plakat juara. 

Kebiasaan berdialek dengan bahasa Arab inilah yang menjadi resep bagi mahasiswa UNUJA dalam memborong gelar juara dalam setiap perlombaan tingkat nasional maupun internasional.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved