Senin, 18 Mei 2026

Berita Surabaya

Arogansi Kompol Mirzal Maulana, Teriak Minta Wartawan Mundur Saat Wawancara Kapolrestabes Surabaya

Di tengah wawancara, Kompol Mirzal Maulana berteriak lantang meminta wartawan mundur.

Tayang:
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana (tengah berbaju batik) saat press rilis terkait penganiayaan di Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana tampak kebakaran jenggot saat wartawan tengah mewawancarai Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Sejatinya, wartawan hendak mewawancarai Kapolrestabes terkait capaian Operasi Tumpas Narkoba Semeru yang berhasil ditonjolkan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Jumat (24/9/2021).

Di tengah wawancara, Mirzal Maulana berteriak lantang meminta wartawan mundur.

"Ayo mundur, mundur," teriak Mirzal dari arah belakang.

Tak sampai di situ, puluhan wartawan yang sedang berinteraksi dengan Kapolres, sempat tak menggubris teriakan Mirzal.

Dengan nada geram, perwira satu melati itu berteriak memerintah Provost Polrestabes Surabaya untuk menghalau wartawan yang tengah menjalankan tugasnya.

"Provost suruh mundur ini," teriaknya.

Selain itu, Mirzal juga kerap tak menjawab konfirmasi wartawan terkait beberapa kasus menonjol di Surabaya.

Rofik, wartawan Lensa Indonesia yang juga Wakapokja wartawan Polrestabes Surabaya menyayangkan cara Mirzal sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya baru dalam berkomunikasi dengan para jurnalis.

"Beberapa kali memang ada keluhan dari kawan-kawan. Konfirmasi terkait kamtibmas kota Surabaya, kemudian beberapa kasus menonjol seperti meninggalnya anggota Linmas Kota Surabaya, pembobolan rumah di Tegalsari dan pencurian mobil WNA di Jemursari. Semuanya tidak direspons sama sekali," kata Rofik.

Rofik berharap, aroganisme Kasat Reskrim tersebut tidak terulang lagi.

"Ini Surabaya, mobilitas masyarakat tinggi. Intensitas kejahatan juga tinggi. Sebagai pimpinan alangkah baiknya bersikap arif terhadap siapapun," sebut Rofik.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved