Breaking News:

Berita Surabaya

2.792 Aset Pemkot Surabaya Belum Bersertifikat, Ditarget Selesai Akhir Tahun ini

Sejumlah aset Pemkot Surabaya ternyata masih dalam tahap sertifikasi. Jumlahnya cukup besar, mencapai 2.792 aset. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Parmin
surya.co.id/bobby constantine koloway
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima 159 Sertifikat Hak Pakai (SHP) dari Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Surabaya I dan II. Penyerahan secara simbolis oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Jumat (24/9/2021). 

SURYA.co.id, SURABAYA - Sejumlah aset Pemkot Surabaya ternyata masih dalam tahap sertifikasi. Jumlahnya cukup besar, mencapai 2.792 aset. 

Pemkot Surabaya berusaha untuk menyelesaikan proses permohonan sertifikasi di akhir tahun 2021. Misalnya, data Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT).

Proses sertifikasi masih menyisakan sekitar 1.200 permohonan sertifikasi yang belum diajukan.

"Ada permohonan sertifikat yang masih dalam proses sertifikasi," kata Kepala DPBT Kota Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu, Jumat (24/9/2021).

"Untuk proses selanjutnya memang ada di BPN, kalau pemkot itu hanya pengajuan permohonan proses sertifikasi saja,”  

Tak hanya DPBT, pengajuan sertifikasi juga dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP). Permohonan sertifikat mencapai 934 aset. 

Berdasarkan data DPUBMP, hingga saat ini ada 4.435 aset Pemkot Surabaya. 

Sebanyak 1.643 aset yang sudah bersertifikat, sedangkan 2.792 lainnya masih belum bersertifikat. 

Perempuan yang akrab disapa Yayuk itu menjelaskan kewajiban Pemkot dalam pengamanan aset.

Ini berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved