Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Sebanyak 3.500 Tunawisma Jatim Dapat Suntikan Vaksin Covid-19 di ACC Unair

Pemprov Jatim bersama Polda Jatim melakukan vaksinasi Covid-19 kepada 3.500 warga tunawisma

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim dan juga Pangdam V Brawijaya meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi 3.500 tunawisma di kawasan Kota Surabaya, di Airlangga Convention Center, kampus C Unair, Kamis (23/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bersama Polda Jatim melakukan vaksinasi Covid-19 kepada 3.500 warga tunawisma atau warga yang tidak memiliki tempat tinggal di kawasan Provinsi Jawa Timur, Kamis (23/9/2021).

Gelaran vaksinasi tersebut dilakukan di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus C Unair Surabaya ini dengan rangkaian bakti sosial (baksos) memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 66 tahun 2021.

Para warga tunawisma tidak hanya dipermudah untuk mendapatkan vaksinasi, tetapi juga mendapatkan bingkisan.

Lebih lanjut, sebanyak 3.500 warga tunawisma yang ikut vaksinasi di ACC Unair tersebut mendapatkan suntikan vaksin Sinovac.

Secara khusus, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim dan juga Pangdam V Brawijaya meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk tunawisma di kawasan Kota Surabaya tersebut.

Dikatakan Gubernur Khofifah, vaksinasi Covid-19 diberikan kepada seluruh warga Jatim, tak terkecuali warga tunawisma, bahkan warga yang tidak tercatat administrasi.

“Hari ini, maka yang disisir kemungkinan saudara saudara kita yang kategori homeless sociaty, sangat mungkin mereka adalah unregistered people,” ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah juga mengapresiasi kegiatan vaksinasi dengan menyasar warga Tunawisma ini, dimana menurutnya sebagian bertempat tinggal di kawasan kumuh atau slum area. Bahkan mereka ada yang tida terdata secara administrasi karena tidak memiliki KTP.

“Karena unregistered people biasanya memang tidak tersisir di dalam pendataan di masing masing slum area,” katanya.

Gubernur Khofifah juga meminta kepada Kepolisian, tidak hanya pada dosis pertama saja melakukan vaksinasi secara serentak. Tetapi saat dosis kedua juga dilaksanakan serentak.

“Dosis keduanya nanti kita akan bersama-sama menyisir kembali, supaya mereka tuntas dosis pertama dosis kedua,” tegas Khofifah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved