Berita Gresik
Penyaluran Bansos untuk Lansia, Wakil Bupati Gresik Datangi Langsung Kediaman Mbah Sri
Bu Min sapaan akrabnya bersama Dinsos, tim pendamping PKH dan Muspika Benjeng mengunjungi kediaman Mbah Sri.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, GRESIK - Guna memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada warga tepat sasaran, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah mendatangi kediaman penerima bansos Program keluarga harapan plus jaminan sosial lanjut usia (PKH plus Jaslut).
Termasuk seorang nenek penerima bansos dalam kondisi pikun dan terbaring lemas di dalam kamar rumahnya.
Bu Min sapaan akrabnya bersama Dinsos, tim pendamping PKH dan Muspika Benjeng mengunjungi kediaman Mbah Sri.
Mbah Sri adalah warga lansia Desa Sirnoboyo yang berusia 84 tahun dan tinggal bersama anaknya.
"Beliau menderita pikun dan ada masalah penglihatan. Kami menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai untuk keperluan Mbah Sri sehari-hari," kata Bu Min, Kamis (23/9/2021).
Bu Min mengatakan dalam penyaluran bantuan sosial PKH Jaslut di Desa Sirnoboyo Kecamatan Benjeng.
Total, sebanyak 203 penerima manfaat, dengan ketentuan penerima manfaat berusia diatas 70 tahun dan kurang mampu ekonomi.
Baca juga: Perluas Sasaran, Tuna Wisma di Kabupaten Banyuwangi Mulai Divaksin Covid-19
Bersama Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Mahfud Ahmadi, Camat Benjeng Suryo Wibowo, serta Koordinator PKH Kabupaten Gresik Lestari Widodo menyalurkan bantuan tersebut.
Dikatakannya, bantuan sosial untuk masyarakat lanjut usia ini merupakan salah satu bantuan sosial dari pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia.
Bantuan diberikan selama tiga bulan sekali dengan total bantuan sebesar Rp 2 juta.
Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik ini mewanti-wanti Kepala Desa dan tim pendamping PKH agar bantuan ini dikawal dan dipastikan tepat sasaran, mulai dari tahap pendataan maupun ketika proses pencairan dana kepada penerima manfaat.
"Kepada Kepala Desa dan minta agar pendataannya selalu update. Harus obyektif nggeh, benar-benar murni karena kondisi ekonomi calon penerima manfaatnya," pesan Bu Min.
Ketepatan data ini merupakan faktor yang penting dalam keberhasilan program bantuan sosial, karena sejatinya bantuan sosial ini ditujukan untuk masyarakat yang membutuhkan sehingga bisa memutus lingkaran setan kemiskinan.
Ke depan, Kabupaten Gresik akan dijadikan proyek percontohan untuk pengentasan kemiskinan di wilayah.
Proyek ini akan menjadi kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik dengan Bappeda Provinsi Jawa Timur, di mana nanti akan diracik strategi yang pas bagaimana cara untuk mengurangi angka kemiskinan.
"Semangatnya adalah, bagaimana semua masyarakat di Kabupaten Gresik ini bisa menjadi masyarakat yg sejahtera," kata Bu Min.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mbah-sri-kanan-terbaring-lemas-di-kamar.jpg)