Berita Pasuruan

Maksimalkan Donor Plasma Konvalesen, RSUD Bangil Pasuruan Dapat Penghargaan

Total ada 1056 kantong plasma konvalesen yang sudah didonorkan ke pasien Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

Foto Istimewa RSUD Bangil Pasuruan
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) serta Kementerian Kesehatan dan PMI (Palang Merah Indonesia) Pusat memberikan penghargaan kepada RSUD Bangil 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) serta Kementrian Kesehatan dan PMI (Palang Merah Indonesia) Pusat memberikan penghargaan kepada RSUD Bangil sebagai 1 dari 6 rumah sakit di Indonesia yang menggunakan plasma konvalesen terbanyak kepada Pasien Covid-19.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menko PMK RI, Muhadjir Effendy dan Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla kepada Direktur RSUD Bangil, dr Arma Roosalina, di Gedung Heritage Kemenko PMK Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut dr Arma, penghargaan yang diterima RSUD Bangil tak lepas dari kebijakan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dalam rangka melindungi masyarakat agar resiko kematian akibat Covid-19 bisa ditekan melalui terapi plasma konvalesen.

"Saya hanya ditugasi Pak Bupati untuk menerima penghargaan ini. Tapi beliaulah yang betul-betul sangat peduli dengan kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Salah satunya yakni mendorong penggunaan plasma konvalesen kepada seluruh warga yang terpapar Covid-19 dan sangat membutuhkan donor plasma," kata Arma, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Pemkab Malang Kejar Target 50 Persen Vaksinasi Covid-19 di Bulan September 2021

Dijelaskannya, selama Pandemi Covid-19 hingga saat ini, total ada 1056 kantong plasma konvalesen yang sudah didonorkan ke pasien Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

Banyaknya kantong-kantong plasma yang sudah dipakai untuk pasien Covid-19 tak luput dari intruksi Bupati Irsyad Yusuf yang mewajibkan seluruh ASN Penyintas Covid-19 agar bersedia menjadi pendonor plasma konvalesen.

"Kami berterima kasih karena para penyintas Covid-19 yang dari ASN Pemkab Pasuruan juga bersedia mendonorkan plasmanya, dan ini juga intruksi Bupati Pasuruan yang dampaknya luar biasa bagi pasien yang berjuang melawan Covid-19 dengan gejala sedang sampai berat," tegas arma.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua PMI Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji.

Kata dia, jumlah ASN Pemkab Pasuruan maupun masyarakat umum yang mendonorkan plasmanya terus meningkat, meski saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan sangat rendah.

Hal tersebut bisa dilihat dari stok kantong plasma konvalesen per hari ini yang bisa digunakan oleh pasien Covid-19, sewaktu-waktu.

"Per hari ini, stok kantong plasma konvalesen di Unit Tranfusi Darah PMI Kabupaten Pasuruan sebanyak 74 kantong. Jumlah pasien yang terlayani sangat banyak, ini berkat kebijakan Bupati Pasuruan yang mengintruksikan ASN penyintas Covid-19 agar segera mendonorkan plasmanya. Kami ucapkan banyak terima kasih," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) menegaskan penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat untuk RSUD Bangil dianggapnya sebagai bonus.

Baginya, hal terpenting dari penanganan Covid-19 adalah bagaimana menyelamatkan nyawa warga Kabupaten Pasuruan dengan ikhtiar yang terus dilakukan.

Salah satunya dengan mewajibkan seluruh ASN Pemkab Pasuruan yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19, agar langsung mendonorkan plasmanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved