Breaking News:

Jaga Stabilitas Harga Telur, BUMN Peternakan Borong 34 Ton Telur dari Peternak Blitar

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Peternakan, PT Berdikari (Persero) menyerap telur dari peternak ayam di Blitar

Editor: Rudy Hartono
surya.co.id/christine ayu nurachayanti
Telur ayam yang dijual di pasar Karangmenjangan Surabaya, Kamis (21/11/2019). 

SURYA.co.id  - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Peternakan, PT Berdikari (Persero) menyerap telur dari peternak ayam di Blitar. Realisasi penyerapan ayam oleh Berdikari telah berlangsung beberapa kali dengan total penyerapan hampir mencapai 34 ton. Adapun realisasi terakhir sekitar 5 ton telah diterima oleh Berdikari.

“Sebagai BUMN Peternakan yang merupakan bagian dari BUMN Klaster Pangan, kami memiliki kewajiban hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya bagi konsumen umum, namun juga bagi peternak. Hal ini yang menjadi salah satu dasar kenapa Berdikari menyerap telur dari peternak unggas,” ungkap Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara dalam siaran persnya, dikutip Kompas.com, Kamis (23/9/2021).

Pimpinan BUMN Peternakan tersebut berharap kestabilan harga telur akan semakin dekat melalui penyerapan telur yang sudah berlangsung beberapa kali mulai dari Februari, Maret, April, dan September 2021 ini. Selain penyerapan telur dari peternak, Berdikari juga bersinergi dengan Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GMPT) sebagai upaya menjaga kestabilan harga pakan.

Tidak hanya itu, Berdikari juga membuka program kemitraan bagi peternak yang sudah berbadan hukum ataupun koperasi yang membawahi peternak mandiri. Tindakan yang diambil oleh Berdikari senada dengan kebijakan Pemerintah.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian RI telah mengupayakan stabilisasi harga telur dengan mengambil sejumlah langkah sepanjang 2021 ini. Salah satunya dengan penyerapan telur di sentra-sentra produksi yang harganya saat ini jauh lebih rendah dibandingkan harga dalam Permendag Nomor 7 Tahun 2020. Selain menyerap telur dari peternak, Berdikari sebagai entitas bisnis yang juga diwajibkan untuk memberikan kontribusi bagi pemasukan negara, telah menyalurkan telur melalui perdagangan bisnis ke bisnis maupun bisnis ke ritel.

Saat ini Berdikari sudah memiliki Gerai Daging Berdikari yang merupakan aset bisnis ritel untuk menjangkau masyarakat dengan harga yang sangat kompetitif Tidak hanya itu, Berdikari juga menyalurkan telur ke berbagai pihak yang membutuhkan, seperti pada Pondok Pesantren Riyadhus Sholihin, Lampung yang sudah disalurkan sejumlah 1 ton telur.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Stabilkan Harga Telur Ayam yang Anjlok, Berdikari Serap Telur dari Peternak di Blitar".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved