Breaking News:

Berita Malang Raya

Dugaan Pelanggaran PPKM, Wali Kota Malang Sampaikan Permohonan Maaf dan Janji Patuhi Proses Hukum

Dugaan pelanggaran PPKM yang dilakukan oleh pejabat dan ASN Pemkot Malang saat gowes ke Pantai Kondang Merak, kini berbuntut panjang.

Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Rifky Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji saat menyampaikan permohonan maaf atas dugaan pelanggaran PPKM di gedung DPRD Kota Malang, Kamis (23/9/2021). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Dugaan pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan oleh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat gowes ke Pantai Kondang Merak di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kini berbuntut panjang.

Sejak Senin (20/9/2021) kemarin, satu per satu ASN di Pemkot Malang mulai dimintai keterangan oleh tim penyidik dari Polres Malang.

Proses tersebut kini masih berjalan, dan rencananya pada 27 September 2021 mendatang, giliran Wali Kota Malang, Sutiaji yang dipanggil untuk menjalani proses pemeriksaan.

Sutiaji pun hanya pasrah, atas kasus yang dialaminya bersama 40 ASN lain yang terlibat dalam kegiatan gowes rutin tersebut.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak dihadapan para awak media, usai menghadiri rapat paripurna, Kamis (23/9/2021).

"Kami mohon maaf atas kegaduhan-kegaduhan yang terjadi. Kami hanya manusia biasa yang tak bisa lepas dari salah dan luput. Jadi kami minta maaf yang sebesar-besarnya," ucap Sutiaji saat itu saat menggelar konferensi pers bersama Ketua DPRD Malang, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, enam Fraksi DPRD Kota Malang dan Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso.

Atas persoalan tersebut, politisi Partai Demokrat itu berjanji akan mematuhi proses hukum yang berlaku.

Sutiaji juga akan pro aktif saat dimintai keterangan dan menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak yang berwajib.

"Kami akan ikut proses-proses hukum, masalah ketentuan hukum, dan sanksi, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib," ujarnya.

Dalam pemeriksaan ini, sejumlah ASN yang yang diperiksa di Polres Malang juga diharuskan menjalani swab tes yang langsung dipantau oleh Tim Satgas covid-19 Kabupaten Malang.

Hasilnya pun negatif. Sutiaji kini sedang bersiap untuk menghadiri pemeriksaan yang kemungkinan dilaksanakan pada Senin pekan depan.

"Untuk proses hukum walaupun belum ada surat resmi kami belum dimintai keterangan, tapi kami sampaikan kami akan proaktif. Kami tunjukkan sebagai kewajiban warga negara harus dijunjung tinggi. Nanti akan saya akan ke sana. Katanya Senin depan," tandasnya. (Rifky Edgar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved