Breaking News:

Berita Malang Raya

Bisnis Bunga di Kota Batu Kembali Bergeliat saat Kasus Covid-19 Mulai Menurun

Permintaan dari Pulau Dewata tersebut mulai meningkat, seiring mulai bukanya sejumlah hotel dan tempat wisata di sana.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Seorang pekerja menata bunga mawar yang disiapkan untuk memenuhi permintaan dari Pulau Bali. 

SURYA.CO.ID, BATU – Komoditas bunga mawar di Kota Batu mulai bangkit seiring menurunnya kasus penularan Covid-19 di Indonesia maupun Kota Batu.

Aktivitas pengemasan bunga mawar di Desa Gunungsari mulai terlihat sibuk, Selasa (21/9/2021).

Yuniati, seorang pengusaha bunga mawar menjelaskan, ia mengemas bunga pesanan yang akan dikirim ke Pulau Bali.

Belakangan, permintaan dari Pulau Dewata tersebut mulai meningkat, seiring mulai bukanya sejumlah hotel dan tempat wisata di sana.

Saat PPKM Darurat, kondisi permintaan sempat turun karena sejumlah kegiatan banyak dilarang, seperti hajatan maupun perayaan kelulusan.
Namun kini kondisinya berbeda, suplai barang ke luar mulai membaik.

“Saat Covid-19 menurun karena biasanya ramai. Selain itu juga mulai berkurangnya orang hajatan. Penurunan banyak, yang biasanya kirim 3 koli, hanya minta separo,” ujar Yuniati, Selasa (12/9/2021).

Harga bunga juga tidak mengalami perubahan. Harga berkisar antara Rp 1000 sampai Rp 1.500.

Tingginya permintaan dari Pulau Bali setidaknya dapat menolong bisnis bunga di Desa Gunungsari meski tidak ada perubahan harga.

“Permintaan untuk dekor di Bali juga tinggi,” terang Yuniati.

Baca juga: Kepiting Bakar Asap dan Sup Palumara Kapten Seafood Kediri, Rasanya Gurih dan Kaya Rempah

Khusnul Khatimah, pelaku usaha lainnya juga mengatakan hal serupa. Tingginya permintaan dari Pulau Bali justru mengalahkan permintaan dari kawasan Pulau Jawa.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved