Breaking News:

Berita Surabaya

Tim Riset ITTS bersama PLN Berhasil Kembangkan Kendaraan Listrik Berjenis Truk

Truk listrik ini berkecepatan 40 km/jam, memiliki kapasitas baterai 10 kwH dan sistem charging 2-3 jam,

Penulis: Zainal Arif | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Habibur Rohman
TRUCK LISTRIK ITTS - Kendaraan listrik Electric Truck ITTS secara resmi diperkenalkan dan dipamerkan di halaman Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS), Rabu (22/9/2021). Kendaraan alternatif hemat energi berjenis angkutan barang ini dikembangkan oleh tim riset Pengembangan Kendaraan Listrik Autonom ITTS bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Tim Riset Pengembangan Kendaraan Listrik Autonom Institut Teknologi Telkom Surabaya (ITTS) bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN) berhasil mengembangkan kendaraan listrik berjenis truk.

Electric Truck ITTS namanya, sebuah pengembangan tahap awal untuk mengkonversi truk bertenaga diesel menjadi truk bertenaga listrik yang dilaunching hari Rabu (22/9/2021) ini, di Halaman Kampus ITTS.

Satu di antara tujuh anggota Tim Riset, Yosefan Alfeus Bayuaji menjelaskan ide tersebut didasari atas permasalahan lingkungan akibat gas emisi kendaraan berjenis truk yang sering digunakan sebagai alat transportasi barang.

"Kami melihat di daerah perdesaan bahan bakar solar rada sulit ditemukan, namun apabila listrik mudah, maka dari itu kami memulai dengan membuat ini (Electric Truck ITTS) supaya efisien," ujar mahasiswa Fakultas Teknik Elektro itu.

"Tentu dengan truk listrik ini juga menjadi alternatif cara untuk bisa mengurangi polusi udara," imbuhnya.

Selain itu, Electric Truck ITTS dilengkapi dengan Kamera dan Display untuk Driving Assistance.

Di mana truk ini mampu mendeteksi objek baik penyeberang jalan maupun kendaraan lain di depannya.

"Truk listrik ini berkecepatan 40 km/jam, memiliki kapasitas baterai 10 kwH dan sistem charging 2-3 jam," jelasnya.

"Dengan system transmisi yang terhubung langsung ke motor listrik, mampu menggerakkan truk dengan beban berat 1.800 kg," tambahnya.

Truk listrik dengan panjang 4.735 mm ini memiliki sistem timbangan otomatis yang terpasang pada truk, sehingga pengendara truk tidak perlu masuk ke stasiun penimbangan.

"Karena data beban yang dibawa telah otomatis diperoleh melalui timbangan tersebut," terangnya.

Sementara itu, Rektor ITTS, Tri Arief Sardjono menilai truk listrik yang berhasil dikembangkan tersebut merupakan sebuah terobosan baru.

"Pengembangan kendaraan listrik saat ini lebih banyak pada kendaraan berjenis penumpang, sehingga ini (Electric Truck ITTS) merupakan salah satu terobosan baru di Indonesia yang mengembangkan kendaraan listrik jenis angkutan barang," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved