Breaking News:

Berita Gresik

Terbukti Kuat Hadapi Pandemi, Koperasi-Koperasi di Gresik Dapat Pembekalan dari Diskoperindag

Pelatihan itu diberikan Diskoperindag-UMKM agar semakin menciptakan kemandirian meski saat ini pandemi Covid-19 yang mulai menurun.

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sugiyono
Perwakilan Diskoperindag dan UMKM Kabupaten Gresik bersama pemateri dan peserta pelatihan di aula Pemkab Gresik, Rabu (22/9/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Saat banyak pelaku usaha berantakan selama wabah Covid-19 dua tahun terakhir, koperasi ternyata masih bisa diandalkan untuk menopang perekonomian. Daya tahan koperasi itu pun diperkuat lewat pelatihan kepada pengurus koperasi oleh Dinas Koperasi Perindustrian, Perdagangan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskoperindag-UMKM) Kabupaten Gresik.

Pelatihan itu diberikan Diskoperindag-UMKM agar semakin menciptakan kemandirian meski saat ini pandemi Covid-19 yang mulai menurun. Apalagi sejak lama koperasi memang sudah diakui sebagai soko guru alias penopang utama ekonomi nasional, lewat usaha-usaha riil.

Kepala Diskoperindag-UMKM Gresik, Agus Budiono mengatakan, keberadaan koperasi di masa pandemi harus terus tumbuh dan berkembang. Sebab mereka memakai sistem gotong royong dari anggota dan untuk anggota. Sehingga koperasi sudah seharusnya terus dibina.

Pembinaan tersebut menghadirkan beberapa narasumber, mulai dari Bank Jatim, pegiat digital marketing dan ahli pengembangan administrasi perbankan.

“Kegiatan penguatan organisasi dan tatalaksana koperasi ini bertujuan menciptakan kemandirian usaha bagi koperasi di tengah pandemi Covid-19. Sehingga pengurus koperasi bisa membedakan yayasan pesantren dengan lembaga perkoperasiannya,” kata Agus.

Lebih lanjut Agus menambahkan, dalam pembekalan tersebut diharapkan pengurus koperasi memperbaiki administrasinya, sehingga betul aktif di masyarakat dan betul administrasinya.

“Dengan tertib administrasi, koperasi tersebut akan bernilai baik di masyarakat. Baik administrasi simpan pinjam, administrasi badan hukum maupun pengembangan lainnya. Sebab koperasi ini bersentuhan langsung dengan anggota, sehingga harus diperkuat administrasinya,” katanya.

Penyuluhan tersebut disambut baik oleh Rachmad Rofik (Gus Fik), pendiri sekaligus Ketua Koperasi Arta Bersama Jaya (ABJ). Gus Fik mengatakan, pembekalan yang dilakukan Diskoperindag-UMKM ini sangat bermanfaat bagi pengurus koperasi. Sehingga bisa menambah wawasan dan pengetahuan dalam mengembangkan koperasi.

“Kami yang baru mendirikan koperasi selama 7 bulan ini sangat berterimakasih atas pembekalan dari Diskoperindag-UMKM Gresik. Selama ini kami terus berusaha maksimal agar menjadi lebih bermanfaat bagi anggota kami,” kata Gus Fik yang juga pendiri komunitas GresikBaik. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved