Breaking News:

Berita Probolinggo

Sekdakab Probolinggo Berlari Hindari Wartawan, 9 Jam Diperiksa KPK atas Kasus Bupati Tantri

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan ASN Pemkab Probolinggo. Saat ini, seluruh tersangka sudah ditahan oleh KPK

Sekdakab Probolinggo Berlari Hindari Wartawan, 9 Jam Diperiksa KPK atas Kasus Bupati Tantri - pejabat-probolinggo-diperiksa-kpk-lagi1.jpg
surya/danendra kusumawardhana
Beberapa pejabat Pemkab Probolinggo tampak mendatangi Polres Probolinggo untuk menjalani panggilan pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (21/9/2021) siang.
Sekdakab Probolinggo Berlari Hindari Wartawan, 9 Jam Diperiksa KPK atas Kasus Bupati Tantri - pejabat-probolinggo-diperiksa-kpk-lagi2.jpg
surya/danendra kusumawardhana
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono langsung masuk ke mobilnya usai diperiksa KPK di Polres Probolinggo, Selasa (21/9/2021) malam.

SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Dugaan korupsi yang menjerat Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin, bersama belasan ASN, masih berbuntut. Beberapa pejabat penting di Pemkab Probolinggo menjalani pemeriksaan oleh Komisis Pemberantasan Korupsi (KPK) di Polresta Probolinggo sejak Selasa (21/9/2021) siang.

Beberapa pejabat itu diperiksa selama hampir 9 jam, dan baru selesai semalam. Namun Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Edy Suryanto malah kabur dari kejaran wartawan usai pemeriksaan.

Sekitar pukul 19.40 WIB, dua pejabat itu lari tunggang langgang lantas masuk ke mobil Mitsubishi Pajero hitam N 1097 NA. Pintu dan kaca mobil langsung ditutup rapat.

Tak lama, sopir tancap gas meninggalkan Polresta Probolinggo. Sebelumnya, sejumlah wartawan sempat mewawancarai Edy Suryanto saat berjalan menuju masjid Polresta Probolinggo untuk menunaikan Shalat Ashar.

Namun, Edy enggan menjawab pertanyaan wartawan terkait pemeriksaan. "Salat ya," katanya singkat sembari menyatukan kedua tangan seolah meminta maaf, Selasa (21/9).

Selain mereka, Kepala BKD Kabupaten Probolinggo, Hudan Syarifuddin juga turut diperiksa KPK. Hudan rampung menjalani pemeriksaan lebih dulu sekitar pukul 18.00 WIB. Ia mengendarai mobil Toyota Innova putih N 1992 MN.

Diduga pemeriksaan ini menyangkut kasus jual beli jabatan kepala desa yang melibatkan Bupati Tantri dan Hasan Aminuddin. Pihak lain yang ditahan adalah Doddy Kurniawan (DK), Camat Krejengan, serta Muhammad Ridwan selaku Camat Paiton.

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan ASN Pemkab Probolinggo. Saat ini, seluruh tersangka sudah ditahan oleh KPK. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved