Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Kabupaten dan Kota di Jatim 50% Level 1 dan 50% Level 2, Tracing Ratio Tembus Standar Kemenkes RI

Berdasarkan hasil asesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes RI, 38 kabupaten/kota yang ada di Jatim tercatat sudah keluar dari PPKM Level 4 dan 3

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Berdasarkan hasil asesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes RI per 19 September 2021 yang dirilis pada tanggal 20 September 2021, sejumlah 38 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jatim tercatat sudah keluar dari PPKM level 4 dan 3. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Berbagai langkah sinergi dan kolaborasi terus dilakukan di Jawa Timur. Pemprov bersama Forkopimda Jatim, pemkab/pemkot, tenaga kesehatan (nakes), perguruan tinggi, media dan seluruh elemen masyarakat dalam menekan penyebaran Covid-19 telah mencapai hasil yang patut disyukuri dengan penuh kewaspadaan.

Setelah sebelumnya Provinsi Jatim dinyatakan berada pada level 1 berdasarkan hasil asesmen dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, alhamdulillah, provinsi ujung timur Pulau Jawa ini kembali mendapatkan kabar yang patut disyukuri khususnya dalam penanganan Covid-19.

Berdasarkan hasil asesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes RI per 19 September 2021 yang dirilis pada tanggal 20 September 2021, sejumlah 38 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jatim tercatat sudah keluar dari PPKM level 4 dan 3.

Untuk level 1 mengalami peningkatan dari asesmen tanggal 14 September 2021 dan 19 September 2021. Yang sebelumnya terdapat 10 kabupaten/kota menjadi 19 kabupaten/kota. Yaitu Kabupaten Tuban, Sumenep, Situbondo, Sidoarjo, Sampang, Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Magetan, Lamongan, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Kota Kediri, Kota Batu, Kabupaten Kediri, Jombang, Jember, Gresik, dan Banyuwangi.

Sedangkan untuk level 2 terdapat pada 19 kabupaten/kota di Jatim sesuai hasil asesmen Kemenkes RI per tanggal 19 September 2021. Yaitu, Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, Probolinggo, Ponorogo, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Madiun, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Blitar, Kabupaten Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, dan Bangkalan.

Sementara berdasarkan situasi Covid-19 di tingkat provinsi, Jatim masih menjadi satu-satunya provinsi di Pulau Jawa-Bali yang berada pada level 1. Sedangkan saat ini terdapat empat provinsi di Jawa-Bali berada pada level 2 dan dua provinsi berada level 3.

Atas capaian yang diperoleh tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras, sinergi, serta kolaborasi dari berbagai elemen strategis masyarakat. Tak hanya pemprov, tetapi forkopimda, pemkab/pemkot, tenaga kesehatan (nakes), tokoh agama, tokoh masyarakat, perguruan tinggi, media, seluruh relawan dan masyarakat yang telah bersama-sama ikut mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 di Jatim.

"Alhamdulillah, atas ikhtiar, sinergi dan doa kita semua, Provinsi Jatim setelah menjadi satu-satunya provinsi yang pertama masuk pada level 1 di Pulau Jawa-Bali bahkan di Indonesia sesuai asesmen yang dilakukan Kemenkes RI. Sekarang kabupaten/kota di Jatim 50% masuk level 1 dan 50% level 2. Mohon tetap waspada dan diikuti dengan disiplin protes serta percepatan vaksinasi ,” ujar orang nomor satu di Jatim, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (21/9/2021).

“Terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah bekerja keras dan patuh terhadap prokes, bersinergi dan berkolaborasi diikuti doa bersama mencegah penyebaran Covid-19 di Jatim. Di dalamnya termasuk Forkopimda Jatim, TNI- POLRI, pemkab/pemkot, tenaga kesehatan (nakes), tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, media, sektor swasta dan seluruh elemen masyarakat di Jatim,” tambah Khofifah.

Mantan Mensos RI menjelaskan, asesmen yang dilakukan Kemenkes RI tersebut berdasarkan atas hasil 6 parameter yaitu Kasus Konfirmasi, Rawat Inap RS, Kematian, Testing, Tracing dan Treatment yang dilakukan secara masif dan terukur sehingga menghasilkan predikat memadai.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved