Breaking News:

Berita Trenggalek

Kapolres Pantau Prokes di Beberapa Sekolah Saat PTM Hari Pertama di Trenggalek, Begini Kondisinya

Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera mengecek pelaksanaan protokol kesehatan di beberapa SMA pada hari pertama pembelajaran tatap muka

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera saat mengunjungi salah satu sekolah di Kabupaten Trenggalek pada hari pertama pembelajaran tatap muka (PTM), Senin (20/9/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera mengecek pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) di beberapa sekolah menengah atas (SMA) pada hari pertama pembelajaran tatap muka (PTM), Senin (20/9/2021).

Ada dua sekolah yang didatangi dalam pengecekan saat itu, yakni SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 1 Karangan.

Begitu sampai di sekolahan, Dwiasi dan rombongan mulai mengecek keberadaan alat penunjang prokes seperti tempat cuci tangan dan pengecek suhu badan.

Mereka juga menilik tiap kelas untuk memastikan bahwa para siswa dan guru memakai masker dan menerapkan jaga jarak.

“Kami pastikan bahwa dalam pelaksanaannya, PTM di Trenggalek benar-benar dilaksanakan dengan mengacu pada mekanisme yang ada di Inmendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri) Nomor 29 Tahun 2021,” kata Dwiasi.

Dari pantauan di dua sekolah itu, Dwiasi menyimpulkan, persiapan infrastruktur dan sarana-prasarana prokes di sekolah tingkat SMA telah sesuai.

Begitu juga dengan metode pembelajaran yang dilaksanakan. Sebagaimana diketahui, PTM untuk tingkat SMA di Trenggalek digelar dengan kapasitas 50 persen.

Artinya, separuh siswa menjalani pembelajaran di kelas, sementara separuh sisanya belajar daring dari rumah masing-masing.

“Dari pantauan kami, saya rasa pihak sekolah telah menyiapkan betul terkait mekanisme pembelajaran tatap muka. Ini penting sebagai wujud keseriusan sekolah dalam meminimalisir risiko penularan Covid-19,” sambung Dwiasi.

Selain memantau, Polres Trenggalek juga menyalurkan bantuan masker ke sekolah-sekolah. Bantuan itu diberikan untuk menunjang aktivitas belajar-mengajar yang kemungkinan masih akan bergulir dalam waktu yang lama.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek, Totok Rudijanto menyebut, Kabupaten Trenggalek secara bertahap akan memulai PTM di berbagai jenjang pendidikan.

Setelah SMA sederajat yang berlangsung hari ini, PTM untuk jenjang lain juga akan digelar dalam waktu dekat.

“Untuk tingkat SMP sederajat, PTM dimulai pada 27 September. Sementara untuk SD dan PAUD akan dimulai pada 4 Oktober 2021,” kata Totok.

Sebelum memulai PTM, pihaknya memastikan sarana prasarana penunjang prokes telah disiapkan di masing-masing sekolah.

“Kami sudah pernah menggelar PTM di masa pandemi Covid-19. Jadi sebenarnya sudah siap. Hanya perlu dipastikan ulang bahwa sarana prasarananya masih berfungsi dengan baik,” tutur Totok.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved