Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

DNA Danu di TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Sempat 3 Hari Nginap di Polres, Ini Pengakuannya

Gara-gara eoxyribonucleic acid ( DNA) Ramadanu di TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang, dia diperiksa penyidik 7 kali dan 3 hari menginap di Polres

Editor: Iksan Fauzi
tangkapan layar Kompas TV
Muhammad Ramadanu alias Danu mengaku diperiksa 8 kali oleh polisi. Gara-garanya terdapat DNA Danu di TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. 

SURYA.co.id | SUBANG - Gara-gara eoxyribonucleic acid ( DNA) Muhammad Ramadanu di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, ia 3 hari menginap di Polres Subang. 

Apa itu DNA? DNA adalah rantai molekul yang berisi materi genetik yang khas pada setiap orang. Dari olah TKP, terdapat DNA Danu (panggilan akrab Ramadanu).

Gara-gara DNA Danu ada di TKP, keponakan korban Tuti Suhartini (55) itupun diperiksa penyidik dari Polres Subang, Polda Jabar dan Mabes Polri hingga delapan kali. Bahkan, dia menginap tiga hari di Polres.

Danu adalah anak dari Ida, kakak ketiga korban Tuti atau sepupu dari korban Amalia Mustika Ratu (23). DNA Danu ditemukan di sebuah puntung rokok berbagai merek yang ada di dalam rumah Tuti.

Nama Danu mencuat setelah Yosef (55) menyebut keponakannya itu memiliki akses dan sering bertamu ke rumah korban malam hari. Setelah tudingan itu, Danu pun angkat suara.

Baca juga: Yosef Suruh Yoris Sewa Pengacara, Minta Danu ke TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Sebelum Polisi

Danu pun membeberkan semua kejadian yang terjadi sebelum peristiwa pembunuhan Tuti dan Amalia terjadi. Pada 17 Agustus 2021 sore hari, sehari sebelum pembunuhan ibu dan anak di Subang itu terjadi, Danu pernah ke rumah Tuti dan Amalia.

Hal itu karena ia disuruh Amalia Mustika Ratu, anak Tuti dan Yosef untuk membeli makanan. Tak hanya itu, Danu pun sempat singgah di rumah Tuti dan merokok.

"Tanggal 17 sore memang ke rumah Amel (panggilan Amalia) karena di suruh membeli makanan. Sempat merokok...wajar saja ada sisa puntung rokok yang tertinggal," ungkap Danu, dilansir TribunnewsBogor.com dari akun Youtube TVOne News, Senin (20/9/2021).

Terpisah, saat diwawancarai di Kompas TV, Danu mengaku sudah 7 kali diperiksa polisi. "7 atau 8 kali (periksa polisi). Sampai malam ada, jam 12 malam waktu itu, dari jam 2 (siang)," ungkap Danu.

Diperiksa berkali-kali, Danu berujar dirinya sempat menginap di kantor polisi. Aksinya menginap di Polres Subang itu atas perintah dari polisi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved