Breaking News:

Berita Surabaya

Yayasan Wings Peduli dan Dirlantas Polda Jatim Santuni Anak Yatim Terdampak Covid-19

Yayasan Wings Peduli bersinergi dengan Dirlantas Polda Jatim, memberikan bantuan sosial untuk anak-anak yang kehilangan orangtua akibat covid-19.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
WINGS
Dari kiri kekanan : Mulyo Kuntjoro, Perwakilan Yayasan Wings Peduli Kasih bersama Eri Cahyadi, Walikota Surabaya, dan Kombes Pol Latif Usman, Dirlantas Polda Jatim, serta dr Kohar Hari Santoso, PLT Kadinkes Jatim, dan Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat penyerahan donasi untuk anak-anak yatim piatu terdampak Covid-19 bersamaan dengan HUT Polantas ke-66 di lapangan Tugu Pahlawan, Jumat (17/9/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Yayasan Wings Peduli bersinergi dengan Dirlantas Polda Jatim, memberikan bantuan sosial untuk anak-anak yang kehilangan orangtua mereka akibat covid-19.

Bantuan berupa santunan senilai Rp100 juta dan diserahkan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lali Lintas Bhayangkara, yang ke 66, Jumat (17/9/2021) di Tugu Pahlawan Surabaya.

Perwakilan dari Yayasan Wings Peduli saat hadir dalam penyerahan, Muljo Kuntjoro, mengatakan sinergitas ini adalah jalan yang wajib ditempuh oleh Indonesia agar bersama-sama mengatasi pandemi ini secara tuntas.

"Terutama dengan memperhatikan para generasi penerus bangsa yang menjadi yatim piatu ini, agar masa depan mereka tetap terjamin," kata Muljo.

Bantuan ini diserahkan secara simbolik dan langsung didonasikan untuk anak-anak terdampak Covid-19.

Hal ini diselaraskan dengan acara vaksinasi dan pengangkatan Orang Tua Asuh Yatim Piatu yang diselenggarakan oleh Dirlantas Polda Jatim.

Adapun pengangkatan orang tua asuh ini yaitu selain melakukan pendampingan secara berkala kepada anak-anak tersebut juga untuk pemulihan secara psikososial agar mereka tetap bersemangat dan fokus untuk meraih cita-cita mereka.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, yang hadir dalam kegiatan itu, mengatakan, tercatat ada 6.198 anak-anak di Jatim jadi yatim/piatu.

"Apabila seluruh kabupaten/kota telah melaporkan data anak yang menjadi yatim/piatu, maka diperkirakan ada sekitar 7.000 anak yang sudah menjadi yatim/piatu saat ini," kata Slamet.

Jika 7.000 Anak tersebut pengasuhannya diserahkan sepenuhnya kepada Pemprov Jatim, maka dibutuhkan sekitar Rp 150,6 miliar per tahun.

Angka itu untuk kebutuhan permakanan, kebutuhan tambahan pengasuhan pada balita, kebutuhan pendidikan, dan kebutuhan lain-lain.

Maka dibutuhkan alternatif pengasuhan pengganti berbasis keluarga.

"Selanjutnya melalui Program “SAPA SAYA” (Satu Polantas, Satu Anak Yatim Piatu) ini anak-anak yang menjadi yatim/piatu tersebut, akan segera mendapat pendampingan psikologis dari seluruh anggota lalu lintas seluruh Jawa timur yang berjumlah 5.024 orang untuk dilakukan assessment dan penguatan psikis selama pandemi berlangsung," papar Wakapolda.

Pihaknya juga memberikan apreasi dan ucapan terima kasih kepada berbagai elemen masyarakat maupun aparatur negara untuk saling bantu membantu dan bersinergi dalam mengatasi efek pandemi Covid-19 ini.

"Termasuk pada Wings Peduli," tandas Slamet.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved