Breaking News:

Berita Trenggalek

Tetap Galak Berantas Narkoba di Masa Pandemi, Polres Trenggalek Gulung 11 Tersangka dalam Dua Bulan

tujuh kasus penyalahgunaan dan pengedaran narkoba dalam rentang dua bulan terakhir, yakni Agustus-September 2021.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Deddy Humana
surya/aflahul abidin
Para tersangka kasus penyalagunaan dan pengedaran Narkotika yang diungkap Polres Trenggalek dalam rentang Agustus-September 2021. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Tidak ada kata lengah bagi penegak hukum dalam menanggulangi tindak kriminal, termasuk kasus narkoba yang seperti tidak melandai di masa pandemi. Jajaran Polres Trenggalek pun tetap galak, dan berhasil mengungkap tujuh kasus penyalahgunaan dan pengedaran narkoba dalam rentang dua bulan terakhir, yakni Agustus-September 2021.

Ada 11 tersangka yang digulung dalam ungkap kasus itu. Rinciannya, dua kasus penggunaan dan pengedaran sabu, sementara lima sisanya pengedaran pil double L alias pil koplo.

“Total barang bukti yang kami amankan, yakni sabu seberat total 2,73 gram dan dan 269 butir pil double L," kata Wakapolres Trenggalek, Kompol Heru Dwi Purnomo, Minggu (19/9/2021).

Dari kasus itu, ke-11 tersangka yang ditangkap tidak hanya berasal dari Trenggalek tetapi juga dari Tulungagung, Kediri, Pasuruan, hingga Wonogiri. Dari jumlah itu, empat orang adalah tersangka kasus narkoba, sisanya kasus peredaran obat keras berbahaya (Okerbaya).

Heru mengatakan, pengungkapan seluruh kasus itu merupakan kerja sama antarpihak di kepolisian. Lima kasus yang ditangani saat itu merupakan hasil ungkap Satresnarkoba Polres Trenggalek.

Sementara dua sisanya masing-masing diungkap oleh Polsek Watulimo dan Polsek Suruh. “Kami mengapresiasi seluruh anggota Satresnarkoba dan polsek jajaran yang telah bekerja keras sehingga mampu mengungkap berbagai kasus narkotika ini,” sambung Heru.

Heru mengingatkan agar warga tidak bermain-main dengan mencoba narkotika jenis apapun. Pihaknya memastikan, berbagai aktivitas yang berkaitan dengan narkotika akan diproses hukum sebagai mana mestinya. “Kami tidak akan pandang bulu. Akan kami tindak sampai ke akar-akarnya,” sambungnya.

Untuk empat tersangka narkoba, polisi menjerat mereka dengan pasal 114 ayat (1) subside pasal 112 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) UURI 35/2009 tentang Narkotika.

Sementara untuk tujuh tersangka kasus penyalahgunaan okerbaya dikenai pasal 197 juncto pasal 106 ayat (1) subsider pasal 196 joncto pasal 98 ayat (1) dan (2) UURI 36/2009 tentang kesehatan. Ancaman hukumannya bekisar antara 4 sampai 10 tahun penjara. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved