Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Wisata di Jawa Timur Mulai Dibuka Bertahap Seiring dengan Penurunan PPKM Level 1

Saat ini, Sabtu (18/9/2021), di Jawa Timur totalnya telah ada 254 titik destinasi wisata yang tengah bersiap dibuka.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa destinasi wisata di Jatim secara terbatas dan bertahap akan kembali dibuka.

Hal ini seiring dengan semakin membaiknya kondisi penyebaran Covid-19 di Jatim, terutama karena saat ini Jatim juga telah dinyatakan masuk PPKM Level 1 berdasarkan asesmen Kementerian Kesehatan.

Saat ini, Sabtu (18/9/2021), di Jawa Timur totalnya telah ada 254 titik destinasi wisata yang tengah bersiap dibuka. Dari 254 titik destinasi wisata itu, sudah 154 titik destinasi wisata yang telah disetujui termasuk disetujui Kemenkes terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

“Apa yang kami lakukan adalah membuka wisata terbatas dan bertahap. Termasuk aturan bahwa wisata yang terkait wisata air belum boleh buka, hotel juga kolamnya belum dibolehkan. Dan untuk distinasi wisata, anak-anak dengan usia di bawah 12 tahun belum boleh masuk,” tegas Khofifah, Sabtu sore.

Terkait pembatasan bagi anak-anak, dikatakan Khofifah hal ini masih menjadi pembahasan di rakor-rakor yang ada di bawah Menkomarves. Menurutnya banyak masukan khususnya dari kalangan pengelola wisata maupun masyarakat yang meminta agar anak-anak di bawah usia 12 tahun dibolehkan untuk pergi ke tempat wisata.

“Tapi hal ini belum ada green light (izin). Dan ini masih dikaji oleh tim KCPEN. Artinya aturan pembukaan wisata, yang kita lakukan itu semua semua di guide oleh seluruh pengambil keputusan. Karena setiap rakor juga selalu dihadirkan pakar epidemologi,” tegasnya.

Yang artinya, dalam setiap langkah kebijakan yang diambil, menurut Khofifah bukan hanya menggunakan pendekatan mendorong ekonomi saja. Melainkan epidemiolog juga dihadirkan guna memberikan tinjauan dari segi keamanan dan keselamatan masyarakat.

Di sisi lain, sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa sesuai hasil asesmen yang dirilis di website Kementerian Kesehatan RI tanggal 15 September 2021, Jawa Timur telah masuk dalam kategori Level 1 Asesment Situasi Covid-19.

Dalam penilaian asesmen situasi level 1 Kemenkes RI itu, Jatim dinilai mampu dikarenakan tingkat penularan yang rendah dan kapasitas respon yang memadai.

“Jawa Timur menjadi satu-satunya provinsi yang pertama masuk pada level 1 sesuai asesmen yang dilakukan Kemenkes RI,” ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved