Penyebab Gagal Seleksi Kartu Prakerja, Pastikan 3 Hal ini Sebelum Daftar Agar Mendapat Bantuan

Berikut ini penyebab kegagalan lolos seleksi Kartu Prakerja yang kerap dialami masyarakat.

prakerja.go.id
Ilustrasi - Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 21 

SURYA.CO.ID - Berikut ini penyebab kegagalan lolos seleksi Kartu Prakerja yang kerap dialami masyarakat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 21 telah dibuka, Kamis (16/9/2021) tepat pukul 12.00 siang.

Pada gelombang 21, pendaftaran Kartu Prakerja hanya dibukan untuk 754.929 orang.

Baca juga: Bagaimana Nasib BLT Guru Honorer Senilai Rp 1,8 Juta? Kemnaker Ungkap Rencana Penyaluran Bantuan

Jumlah tersebut didapat dari sisa kuota anggaran semester 2 tahun ini sebesar Rp 10 triliun dan anggaran tambahan Rp 1,2 triliun.

Berdasar keluhan di @prakerja.go.id, masyarakat kerap mengalami kegagalan karena data yang tidak sesuai, terdaftar di bansos lain, hingga karena jawaban tes yang salah.

Diketahui, setiap pendaftaran kartu Prakerja dibuka, banyak calon pelamar yang mengaku selalu gagal alias tak pernah lolos seleksi. 

Berikut ini SURYA.co.id rangkum, penyebab kegagalan lolos seleksi Kartu Prakerja.

1. Data tidak sesuai

Agar bisa lolos terdaftar di Kartu Prakerja, peserta harus mengisi data sesuai dengan yang tertera di KTP.

Pastikan semua data terisi seperti yang ada di KTP serta mencantumkan nomor ponsel yang aktif.

Selain itu, unggah foto KTP dengan benar agar mudah terdeteksi.

2. Terdaftar di Bansos lain

Salah satu kegagalannya adalah keterangan Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta terdaftar di program bansos lain dari Pemerintah. 

Untuk itu, penting untuk mengecek status di beberapa portal seperti BPJS Ketenagakerjaan, BPUM, Kemendikbud, dan Kemensos.

3. Jawaban tes tidak benar

Untuk lolos di Kartu Prakerja, syarat lain yang harus dipenuhi adalah mengerjakan tes dengan benar.

Sebelum mendaftar untuk mengikuti gelombang seleksi, peminat Kartu Prakerja akan diminta untuk mengerjakan tes Motivasi dan Kemampuan Dasar.

Tanda Lolos Kartu Prakerja

Hasil seleksi Kartu Prakerja gelombang 19 resmi diumumkan pada Rabu (1/9/2021) pukul 15.00 WIB. 

"Sudah (diumumkan), kemarin (Rabu) jam 15.00 WIB," kata Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, dikutip dari Kompas.com.

Berkaca dari sebelumnya, pengumuman kartu Prakerja gelombang 19 diumumkan melalui SMS.

Pendaftar juga bisa mengecek status lolos atau tidaknya melalui dashboard di laman www.prakerja.go.id.

Jika lolos seleksi gelombang, peserta dapat melihat nomor Kartu Prakerja dan status saldo pada dashboard akun.

Apabila tidak lolos, peserta akan mendapatkan notifikasi pada dashboard akun Kartu Prakerja.

Apa yang harus dilakukan selanjutnya jika lulus sebagai penerima Prakerja?

Peserta yang lolos akan mendapatkan dana pelatihan sebesar Rp 1.000.000 dan muncul di dashboard mereka.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020 Pasal 20 ayat 2.

Jangka waktu pemilihan itu dihitung sejak peserta mendapatkan pemberitahuan penetapan sebagai Penerima Kartu Prakerja dan melengkapi data secara daring melali laman resmi Kartu Prakerja.

Apabila penerima Kartu Prakerja gelombang 19 tidak melakukan pelatihan dalam jangka waktu itu, maka status kepesertaannya akan dicabut.

Dengan pencabutan status kepesertaan itu, peserta tidak dapat mengikuti kembali Program Kartu Prakerja atau di-blakclist.

Selain itu, bantuan pelatihan yang telah diberikan juga akan dikembalikan ke rekening dana Kartu Prakerja.

Peserta tidak diwajibkan untuk menghabiskan bantuan pelatihan. Akan tetapi, bantuan pelatihan itu dapat digunakan untuk lebih dari satu pelatihan.

Dengan catatan, saldo dimiliki yang dimiliki masih mencukupi untuk membeli pelatihan selanjutnya.

Penerima Kartu Prakerja gelombang 19 juga harus menyelsaikan pelatihan sebelumnya untuk bisa memilih kembali pelatihan lainnya.

Selain mendapat insentif pelatihan, penerima Kartu Prakerja juga akan mendapat dua jenis bantuan lainnya.

Pertama, dana bantuan Rp 600.000 per bulan selama empat bulan atau total Rp 2,4 juta. Kedua, insentif survei keberkerjaan Rp 50.000 per survei (akan ada 3 survei).

Insentif Rp 600.000 akan turun jika penerima Kartu Prakerja telah menyelesaikan pelatihan dan ditandai dengan adanya serifikat.

Cara Daftar Kartu Prakerja

- Buka www.prakerja.go.id pada browser handphone atau komputer

- Siapkan nomor Kartu Keluarga serta NIK, masukkan data diri, dan ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan proses pembuatan akun

- Siapkan kertas dan alat tulis untuk mengikuti Tes Motivasi dan Kemampuan Dasar secara online Klik "Gabung" pada Gelombang yang sedang dibuka

- Nantikan pengumuman peserta yang lolos seleksi Gelombang melalui SMS

Syarat Daftar Kartu Prakerja

- Warga Negara Indonesia Berusia di atas 18 tahun

- Tidak sedang sekolah atau kuliah

- Tidak sedang menerima bantuan pemerintah baik berupa BLT, BPUM, atau bantuan pemerintah lain

- Bukan pejabat negara, PNS, BUMN, anggota TNI/Polri

Di lain sisi, situs Kartu Prakerja kini hadir dengan fitur-fitur baru. Salah satu fiturnya adalah bisa mengecek pekerjaan yang paling banyak dicari.

"Website Kartu Prakerja kini hadir dengan tampilan baru yang lebih menarik dan mudah untuk Sobat gunakan dalam mencari informasi. Terdapat berbagai fitur baru yang bisa Sobat akses di www.prakerja.go.id

"Hati-hati dengan situs palsu! Daftar hanya di situs resmi www.prakerja.go.id" tulis @prakerja.go.id dalam captionnya.

Berikut cara menggunakan fitur tersebut.

1. Login ke akun kartu pra kerja di www.prakerja.go.id

2. Masuk ke menu Informasi Tren Rekrutmen

3. Akan muncul daftar pekerjaan yang paling banyak dicari oleh perusahaan

Fitur ini berguna sebagai acuan para penerima Kartu Prakerja untuk memilih pelatihan yang akan dibeli

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved