Breaking News:

Advertorial

Pelatihan Dokter Cilik 2021, Ajarkan Anak Kenali Karakteristik Golongan Darah

Gelaran Pelatihan Dokter Cilik 2021 kembali diadakan untuk memberikan edukasi kesehatan darah pada siswa SD

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Screenshot Pelatihan Dokter Cilik 2021
Paparan materi Berkenalan dengan Karakteristik Golongan Darah dalam rangkaian Pelatihan Dokter Cilik 2021 secara daring, Sabtu (18/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gelaran Pelatihan Dokter Cilik 2021 kembali diadakan untuk memberikan edukasi kesehatan darah pada siswa SD melalui materi Berkenalan dengan Karakteristik Golongan Darah secara daring, Sabtu (18/9/2021).

Acara edukasi kesehatan yang digelar bekerja sama dengan Tribun Jatim Network dan Harian Surya ini diikuti anak kelas 4 dan 5 dari 30 Sekolah Dasar (SD) yang ada di Jawa Timur, khususnya Surabaya, Malang, Gresik dan Sidoarjo.

Kepala Seksi Pengujian Mutu, Kalibrasi dan K3 Unit Transfusi Darah PMI Kota Surabaya, dr Galuh Yudhityas Paramita M Biomed dihadirkan untuk menjelaskan materi karakteristik golongan darah ini.

Dokter Yudhit, sapaan akrabnya memaparkan materi dasar terkait jenis dan klasifikasi golongan darah, peran golongan darah dalam transfusi darah,pengaruh golongan darah orang tua terhadap anak. Hingga cara dan pentingnya memiliki darah yang sehat.

"Ketika tubuh kehilangan darah cukup banyak, fungsi jaringan dan organ bisa terganggu akibat asupan oksigen dan nutrisi yang biasanya dibawa oleh sel darah merah berkurang. Oleh karena itu, untuk mengatasi kondisi tersebut, sering kali diperlukan transfusi darah," urai Alumnus SMAN 5 Surabaya ini.

Transfusi darah,lanjutnya, umumnya diperoleh dari darah yang didonorkan oleh pendonor yang sehat.

Sebelum darah dari pendonor diambil, darah tersebut akan diperiksa untuk memastikannya terbebas dari penyakit.

Setelah itu, darah yang sudah didonor akan dipisah komponennya menjadi sel darah merah, sel darah putih, trombosit atau keping darah, dan plasma darah.

"Transfusi plasma darah bisa dilakukan sebagai pengobatan penyakit tertentu, misalnya terapi plasma konvalesen untuk Covid-19,"kata dia.

Meski demikian, terkadang ada juga darah yang diberikan secara utuh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved