Breaking News:

Berita Kediri

Satlantas Polres Kediri Angkat Asuh 200 Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19

Polres Kediri angkat 200 yatim piatu yang terdampak pandemi Covid-19 menjadi anak asuh dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Farid Mukarrom
Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono bersama Kasat Lantas Polres Kediri, AKP Bobby Muhammad Zulfikar saat memberikan hadiah kepada anak yatim piatu terdampak Covid-19 di Mapolres Kediri, Jumat (17/9/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Polres Kediri angkat 200 yatim piatu yang terdampak pandemi Covid-19 menjadi anak asuh dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66.

Selain mengangkat anak asuh, kegiatan ini juga mengadakan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia di bawah 18 tahun.

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono mengatakan, dalam rangka peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66, pihaknya mengadakan vaksinasi dan pengangkatan anak asuh terutama kepada anak terdampak Covid-19.

"Hari ulang tahun lantas ke 66 kami mengadakan vaksinasi dan pengangkatan anak asuh, terutama kepada anak yatim piatu yang orang tuanya terdampak Covid-19," ujar Kapolres Kediri, Jumat (17/9/2021).

AKBP Lukman Cahyono mengungkapkan, di wilayah kabupaten Kediri ada lebih dari 250 anak yang orang tuanya terdampak Covid-19. Yakni ada bapak dan ibunya meninggal karena Covid-19.

"Untuk pengangkatan anak asuh, saat ini kami mengangkat 200 anak-anak. Mereka ada yang bapak dan ibunya meninggal dunia karena Covid-19,"ungkap AKBP Lukman.

Lebih lanjut dijelaskan AKBP Lukman, program pengangkatan anak asuh terutama kepada anak terdampak Covid-19.

Setiap anggota lalu lintas 1 orang itu bertanggung jawab untuk mengangkat sebagai anak asuh 2 orang jadi 1.

Anggota lalu lintas ini nanti akan membantu dalam bidang pendidikan apabila terdapat kesulitan.

"Harapannya dengan pengangkatan anak asuh dapat meringankan beban anak itu sendiri maupun orang tuanya," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Dinsos Kabupaten Kediri, Dyah Saktiana mengatakan, pengangkatan anak asuh terutama kepada anak terdampak Covid-19 ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa.

"Program ini tentunya berdampak positif untuk masa depan adik-adik yang terutama mereka yang ditinggal orang tuanya karena Covid-19," ucapnya.

Lebih lanjut diungkapkan Dyah Saktiana, ke depannpihaknya akan melaksanakan program untuk layanan jaringan sosial anak yang ditinggal oleh orang tuanya karena Covid-19, terutama bagi anak yang berusia antara 10 sampai 17 tahun.

"Nanti layani sosial pada akhir September atau awal Oktober akan dilaksanakan secara bersama-sama di beberapa titik terkait dengan dampak karena orang tua anak-anak yang meninggal karena Covid-19," tuturnya.

"Untuk membantu dalam bidang pendidikan bagi anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved