Breaking News:

Launching TribunMataraman

Plt Bupati Nganjuk Idamkan Sinergitas Bidang Ekonomi Antardaerah Wilayah Mataraman

Sinergitas antarPemerintah Daerah di wilayah Mataraman sangat dibutuhkan dalam pengembangan ekonomi.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
surya.co.id/ahmad amru muiz
Plt Bupati Nganjuk H Marhaen Djumadi dalam talkshow launching TribunMataraman.com, Jumat (17/9/2021). 

Apalagi hal itu masih didukung dengan biaya operasional industri yang masih rendah di Kabupaten Nganjuk jika dibanding dengan kawasan Industri di wilayah Sidoarjo dan Surabaya.

"Dan kamipun seringkali untuk menarik investor masuk ke Nganjuk dengan berbagai kemudahan dan biaya operasional industri yang murah tersebut," tandas Marhaen Djumadi.

Memang, diakui Marhaen Djumadi, dalam pengembangan perekonomian di Kabupaten Nganjuk sangat dipengaruhi oleh sarana infrastruktur.

Di mana dengan infrastruktur yang terus dikembangkan dalam pembangunan sekarang ini sedikit demi sedikit telah merubah Kabupaten Nganjuk lebih maju.

Ini dikarenakan sejak lama Kabupaten Nganjuk itu selalu dikenal dengan Wisata Sedudo dan Guyangan. Bahkan, dua nama itu seolah menjadi icon Kabupaten Nganjuk yang dikenal oleh masyarakat luar daerah.

Untuk itu, tambah Marhaen Djumadi, sekarang ini Pemkab Nganjuk berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur daerah dengan mulai membangun sarana dan prasarana umum.

Seperti peningkatan infrastruktur jalan, pembangunan dan renovasi taman, adanya proyek strategis pembangunan bendungan Semantok, pembangunan jalan tol Kertosono-Kediri, dan sebagainya.

"Itu semua demi untuk mewujudkan icon baru di Kabupaten Nganjuk sehingga tidak hanya dikenal dengan air terjun sedudo dan guyangan saja," ucap Marhaen Djumadi.

Sedangkan untuk pengembangan selingkar wilis selatan, menurut Marhaen Djumadi, itu juga diperlukan sinergitas antar Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat.

Terutama dalam membangun infrastruktur jalan melingkari kawasan pegunungan Wilis. Sinergitas itu bisa diwujudkan dengan pembangunan jalan dengan menggunakan APBD masing-masing daerah disinergikan dengan APBN yang dialokasikan oleh Pemerintah Pusat.

"Kami optimis, bila sinergitas antar Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat bisa terwujud maka pembangunan jalan yang menghubungkan enam Kabupaten dan Kota di wilayah Gunung Wilis bisa segera diwujudkan untuk menggali potensi yang ada," tutur Marhaen Djumadi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved