Breaking News:

Pemberdayaan UMKM Jadi Langkah Strategis Topang Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang

UOB Indonesia memproyeksikan perekonomian Indonesia akan tumbuh kisaran  5 persen pada 2022

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto: capture zoom meeting
Para narasumber yang hadir dalam seminar UOB Economic Outlook 2022 yang digelar secara virtual, Rabu (15/9/2021). 

Enrico mengatakan bahwa UMKM Indonesia perlu melakukan reformasi di tiga bidang strategis agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian.

Bidang-bidang tersebut antara lain digitalisasi, akses kredit dan kolaborasi dengan perusahaan besar di dalam dan di luar Indonesia.

“Pandemi telah mempercepat digitalisasi di Indonesia. Akan tetapi, kecepatan digitalisasi di kalangan UMKM masih lambat," ujar Enrico.

Hendra Gunawan, Presiden Direktur UOB Indonesia, mengatakan, dengan adanya reformasi struktural utama, pihannya yakin Indonesia berada pada posisi yang tepat untuk memaksimalkan potensinya dan untuk menarik lebih banyak investasi domestik dan asing.

"Di UOB Indonesia, kami hadir untuk mendukung nasabah kami di Indonesia serta mereka yang ingin berekspansi ke Indonesia maupun ke seluruh kawasan regional dengan memanfaatkan kekuatan jaringan luas UOB Group," ungkap Gunawan.

Dalam seminar bertema 'Empowering the Indonesian Economy for Stronger Recovery”, tersebut, Presiden
Joko Widodo, ikut memberikan sambutan khusus.

Jokowi mengatakan, di tengah pemulihan ekonomi, dirinya mengajak dunia perbankan dan para pelaku usaha untuk segera melakukan ekspansi, mengucurkan kredit dan menggiatkan dunia usahanya.

"Pandemi harus kita jadikan momentum untuk transformasi ekonomi Indonesia. Kita juga akan terus mengembangkan ekonomi berkelanjutan melalui green economy dan blue economy," kata Jokowi.

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia juga turut memberikan keynote speech.

Tamu lain yang juga hadir antara lain Y.M. Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo, Menteri Perdagangan Republik Indonesia Muhammad Lutfi, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Teten Masduki.

Selain itu sejumlah pemimpin dari dunia industri dan bisnis. Lebih dari 3.000 peserta menghadiri acara tahunan UOB ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved