Breaking News:

Berita Mojokoerto

Kemenparekraf Tetapkan Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong Finalis Top 50 ADWI 2021

Selain menonjolkan kearifan lokal ada beragam kebudayaan warisan masa kejayaan Kerajaan Majapahit

Foto Istimewa Humas Pemkab Mojokerto
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno bersama Bupati Mojokerto Ikfina dalam kegiatan peresmian Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong dalam finalis Top 50 ADWI 2021, di Maha Vihara Majapahit. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia menetapkan Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, sebagai 50 destinasi terbaik dalam finalis nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2021.

Destinasi Kampung Majapahit Bejijong ini memiliki keunikan tersendiri, selain menonjolkan kearifan lokal ada beragam kebudayaan warisan masa kejayaan Kerajaan Majapahit yang masih kental dikehidupan masyarakat setempat.

Sehingga, berdasarkan tujuh kategori penilaian yang ditunjang data legalitas tersebut maka Kemenparekraf menobatkan Kampung Majapahit Bejijong masuk dalam nominasi Top 50 dari 1.831 desa wisata terbaik Se-Indonesia.

Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong secara langsung diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno bersama Bupati Mojokerto Ikfina di kawasan Maha Vihara Majapahit, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: 50 Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 Diangkat Jadi Anak Asuh Polres Blitar Kota

Sandiaga Uno mengatakan pihaknya akan menampung aspirasi masyarakat terkait peningkatan sarana dan prasarana, keterampilan masyarakat khususnya dalam ekonomi kreatif guna memajukan sektor pariwisata terutama berbasis desa wisata termasuk Kampung Majapahit Bejijong.

"Kedepan, jadi Bejijong ini akan menjadi salah satu prioritas kita untuk kita tingkatkan karena saya melihat yang sangat spesifik dan unik di desa wisata Kampung Majapahit ini adalah kearifan lokal, tradisi budaya dan toleransi beragama," ungkapnya.

Ia menyebut salah satu keunikan di desa wisata Kampung Majapahit ialah memiliki toleransi umat beragama yang selaras dengan gotong-royong bangsa Indonesia.

"Karena ini di tengah-tengah vihara yang umatnya mungkin sekitar 95 persen muslim, tapi ini sangat berdampingan dan harmonis saling mensupport dan ini adalah ciri-ciri gotong royong bangsa Indonesia dan ini menjadi satu catatan yang luar biasa dalam kunjungan ini," ucap Sandiaga Uno.

Masih kata Sandiaga, perlu kolaborasi lintas lembaga, Pemprov Jatim bersama Pemkab Mojokerto dan masyarakat serta dunia usaha serta kelompok komunitas yang peduli dalam peningkatan desa wisata Kampung Majapahit.

“Kerena ini tidak bisa diselesaikan satu pihak namun kerjasama dari seluruh pihak dan tingkatkan inovasi dan adaptasi Prokes yang mampu mengoptimalkan wisata di Bejijong,” terangnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved