Breaking News:

Berita Pasuruan

Respons Pengasuh Ponpes di Pasuruan terhadap Perpres 82/2021: Momentum Kebangkitan Pesantren

Sejumlah pengasuh Pondok Pesantren di Kabupaten Pasuruan menyambut gembira terbit Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan pesantren.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Parmin
surya.co.id/galih lintartika
Pengasuh Ponpes KH A Wahid Hasyim Gus Wildan (kiri) dan Pengsauh Ponpes Al Yasini KH Mujib Imron atau Gus Mujib. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Sejumlah pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Pasuruan menyambut gembira terbitnya Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pesantren.

Pengasuh Ponpes KHA Wahid Hasyim Bangil Akhmad Wildan Amrullah mengaku bersyukur atas kebijakan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, ini menjadi kado istimewa menjelang Hari Santri.

Gus Wildan, sapaan akrabnya, mengaku bangga karena dalam perpres itu disebutkan pesantren menjadi salah satu sistem pendidikan di bangsa ini.

"Ini patut disyukuri bersama," katanya, Kamis (16/9/2021).

Dia berharap, setelah ditandatangani perpres ini sudah tidak ada lagi penyebutan pesantren sebagai pendidikan nonformal.

"Karena sudah ada pengakuan dari negara," lanjut Gus Wildan.

Ia menyatakan, banyak pahlawan - pahlawan Indonesia yang berjasa untuk bangsa ini lahir dan belajar dari pesantren.

"Banyak santri yang mengeyam pendidikan pesantren berkontribusi membangun bangsa," urainya.

Apalagi, kata dia sebelum kemerdekaan Republik Indonesia (RI) banyak santri yang ikut berkontribusi dalam mengawal kemerdekaan RI. "Sampai sekarang banyak lulusan pesantren yang berkontribusi untuk negeri," lanjutnya 

Menurut Gus Wildan, pendidikan pesantren ini memang berbeda dengan pendidikan pada umumnya. Di pesantren, para santri ditanamkan nilai nilai adab, untuk jujur, disiplin, amanah dan lain sebagainya.

"Mudah - mudahan ini menjadi awal pesantren lebih maju dan lebih baik ke depannya. Harapan saya, perpres ini membawa kebaikan untuk kepentingan banyak umat," tambah dia.

Terpisah, KH Mujib Imron, pengasuh Ponpes Al Yasini menambahkan, perpres ini menjadi momentum kebangkitan pesantren dalam mencetak generasi santri yang lebih berkualitas.

"Perpres ini akan membawa pesantren mengikuti perkembangan zaman, sehingga harapannya santri bukan ahli dalam hal agama tapi juga keterampilan dan skill yang akan berguna ketika sudah lulus dari pesantren," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved