Breaking News:

Berita Surabaya

Kuasa Hukum Ungkap Kejanggalan Penangkapan 3 Polisi di Surabaya Terkait Penyalahgunaan Narkotika

Budi Sampoerno: Ketiga terdakwa itu merupakan anggota polisi yang sebenarnya berprestasi dalam mengungkap jaringan narkotika kelas kakap.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Budi Sampoerno, kuasa hukum tiga terdakwa oknum polisi di Surabaya yang diadili terkait penyalahgunaan narkotika, Kamis (16/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Tiga terdakwa oknum polisi yang diadili terkait penyalahgunaan narkotika, menjalani sidang pertamanya pada Kamis (16/9/2021) pagi.

Ketiga oknum itu adalah Iptu Eko Julianto, Brigpol Sudidik dan Aipda Agung Pratidina.

Dalam proses persidangan, ketiga terdakwa itu menunjuk Budi Sampoerno sebagai kuasa hukum.

Menurut Budi, banyak hal yang bisa disangkal dalam dakwaan jaksa terhadap ketiga kliennya itu.

"Salah satunya terkait barang bukti. Jumlah barang bukti dari terdakwa itu banyak sekali. Bagaimana mungkin, barang bukti yang disita dari seorang tersangka yang kabur itu dibebankan tanggungjawabnya kepada terdakwa. Kecuali jika barang bukti itu ditemukan di rumahnya. Ini kan di kantor. Sedangkan saat itu, terdakwa merupakan polisi aktif yang berdinas," kata Budi.

Budi menyebut, ketiga terdakwa itu merupakan anggota polisi yang sebenarnya berprestasi dalam mengungkap jaringan narkotika kelas kakap.

"Sebenarnya ini hal klasik. Polisi menggali informasi, kemudian melakukan penyelidikan hingga penangkapan dengan pendekatan yang sama seperti TO-nya. Mereka pakai (narkoba) bareng kemudian dapat informasi, langsung diungkap. Mereka sebenernya ini berprestasi. Unitnya terdakwa ini paling banyak ungkap narkoba," kata Budi.

Secara tegas, Budi menyebut jika ketiga kliennya yang saat ini duduk di kursi pesakitan itu telah berkomunikasi dengannya secara gamblang.

Budi menyebut, jika ketiga terdakwa merupakan korban dari target operasi Div Propam Mabes Polri yang seharusnya menangkap orang lain.

Baca juga: Kuasa Hukum 3 Oknum Polisi di Surabaya yang Tertangkap Pesta Narkoba Sangkal Isi Dakwaan

Baca juga: Fakta yang Terungkap dalam Sidang Perdana 3 Oknum Polisi Pesta Narkoba di Surabaya

"Ketiganya ini korban. Ada target yang lebih besar sebenarnya yang ingin diungkap," terangnya.

Secara organisasi, Budi menyampaikan jika ketiga terdakwa selalu melangkah dan melaporkan kegiatannya kepada AKBP Memo Ardian yang saat itu menjabat sebagai Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya.

"Mereka selalu melaporkannya (ke Kasat Narkoba). Karena tujuannya kan untuk mencari informasi (penangkapan). Termasuk pada saat di hotel itu, pimpinannya tahu," tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved