Breaking News:

Berita Bangkalan

Ibu-Ibu Geruduk Kantor PKB Bangkalan, Pendaftaran Vaksinasi Massal Terpaksa Distop

Bahkan Ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Bangkalan, Hj Djum’atul Cholisah terpaksa menghentikan pendaftaran.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad faisol
Ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Bangkalan, Hj Djum’atul Cholisah memantau pelaksanaan vaksinasi di Kantor DPC PKB Kabupaten Bangkalan, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Mlajah, Kamis (16/9/2021). 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Kedatangan para ibu ke kantor DPC PKB Kabupaten Bangkalan, Kamis (16/9/2021), bukan untuk berunjuk rasa. Tetapi karena jumlah emak-emak yang datang melebihi perkiraan, maka pendaftaran vaksinasi yang digelar DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Bangkalan itu, terpaksa dihentikan.

Memang, para emak itu datang untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat sehat dan produktif.

Kesempatan tersebut tidak disia-siakan kaum ibu. Dari total 75 peserta vaksinasi yang ditargetkan, membengkak hingga mencapai 99 pendaftar. Bahkan Ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Bangkalan, Hj Djum’atul Cholisah terpaksa menghentikan pendaftaran.

“Ketika saya pantau sudah mencapai 99 pendaftar, saya hentikan. Bukan kami menolak namun karena kami hanya menargetkan 75 dengan tambahan hingga 100 orang. Semoga nanti ada kesempatan seperti ini lagi,” ungkap Nyai Djum.

Perempuan Bangsa Kabupaten Bangkalan sengaja memilih tagline ‘Melayani Ibu Pertiwi’ sebagai wujud aksi melayani Indonesia dengan harapan terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity seperti yang diprogramkan pemerintah.

“Mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif melalui vaksinasi Covid-19. Karena ketika masyarakat tidak sehat, otomatis negara ini tidak menjadi kuat. Semisal ketika ibu-ibu sakit, kan tidak bisa berbuat apa-apa di rumah,” jelasnya.

Kendati telah bervaksin, Nyai Djum berpesan kepada para ibu agar tidak lengah dengan tidak memperhatikan disiplin protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, hingga menjaga jarak.

“Karena vaksin merupakan upaya atau ikhtiar untuk membentengi tubuh dari paparan Corona. Kalau tawakal itu adalah ibadah, maka ikhtiar itu juga bagian dari ibadah. Kita tidak bisa hanya tawakkal namun melupakan ikhtiar,” pungkasnya.

Sementara Ketua DPC PKB Kabupaten Bangkalan, H Syafiuddin mengapresiasi gelaran vaksinasi Perempuan Bangsa yang diharapkan bisa menjadi lecutan semangat badan otonom PKB lainnya. Dan sebagai bentuk dukungan dan mensukseskan program pencapaian 70 persen target vaksinasi di seluruh Indonesia.

“Apabila sudah mencapai angka 70 persen, maka herd community atau kekebalan kelompok akan terbentuk. Seperti di Singapura, jadi orang pakai masker silakan, tidak bermasker tidak masalah,” ungkap anggota Fraksi PKB DPR RI itu.

Sebelumnya, vaksinasi di Kantor DPC PKB Bangkalan digelar bersamaan dengan Harlah Ke-23 PKB, Jumat (23/7/2021). Kesempatan tersebut dihadiri langsung Bupati sekaligus Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron bersama unsur Forkopimda.

“Ini sinergitas kedua antara PKB dengan Bapak Bupati Bangkalan, kami menghaturkan terima kasih termasuk kepada jajaran Dinas Kesehatan Bangkalan,” pungkas H Syafiuddin. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved