Breaking News:

Berita Surabaya

Anggota DPR RI Indah Kunia Bantu Mesin Konveksi agar UMKM di Surabaya lebih Maju

Indah Kurnia, anggota DPR RI memberikan bantuan peralatan produksi untuk UMKM bidang konveksi.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya.co.id/ahmad zaimul haq
BANTUAN MESIN PRODUKSI - Nurul, koordinator kelompok usaha Arastasa Maju Bersama seusai serah terima bantuan alat produksi mesin jahit dan mesin bordir dari Indah Kurnia, anggota DPR RI dan BI di Kawasan Tambak Dalam Surabaya, Rabu (15/9/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Indah Kurnia, anggota DPR RI memberikan bantuan peralatan produksi untuk UMKM bidang konveksi.

Mesin cetak konveksi itu diberikan kepada UMKM yang tergabung dalam kelompok usaha yang bernama Arastasa Maju Bersama. 

"Semoga UMKM bidang konveksi ini bisa bertahan, bangkit, dan berkembang. Mesin konveksi ini semoga makin membangkitkan semangat bangkit," kata Indah, Kamis (16/9/2021).

Sebelumnya telah dilakukan studi kebutuhan pelaku UMKM. Melalui survei, pembentukan lembaga, pembuatan proposal, verifikasi, sampai akhirnya disetujui. Mesin konveksi diserahkan Rabu (15/9/2021) di Kawasan Tambak Dalam Surabaya. 

Nurul, koordinator kelompok berterima kasih atas perhatian riil anggota DPR RI Komisi XI tersebut.

"Pelanggan kami meningkat. Bu Indah Kurnia membantu memudahkan cetakan Kami. Terima kasih," ucap Nurul.

Sebelumnya Arastasa mampu memproduksi 50 stel seragam dalam sebulan. Kini, dengan adanya bantuan mesin ini diperkirakan satu bulan dapat memproduksi 200 stel seragam.

"Dulu, kalo mau bordir biasanya pakai rekanan dan menambah biaya produksi. Kini dengan adanya mesin bordir komputer, kami bisa memproduksi sendiri sehingga biaya menekan biaya produksi," jelas nurul. 

Peralatan yang diberikan antara lain mesin Jahit, Mesin obras, Mesin bordir komputer, mesin pasang kancing, mesin over deck, boiler setrika.

Secara terpisah Indah Kurnia menyampaikan bahwa pihaknya bersamaan Bank Indonesia akan selalu mendukung UMKM untuk bisa survive atau bertahan khususnya di musim Pandemi ini. 

"Kesehatan dan ekonomi ibarat dua sisi mata uang. Harus diurus bersamaan."

"Kami di Komisi XI bersama mitra kerja yaitu Kementrian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, LPS, BPS, Bappenas selalu memikirkan agar UMKM tetap bisa berkembang," jelas Indah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved