Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

UPDATE COVID INDONESIA: Kasus Baru 4.128, Sembuh 11.246, Catat 6 Poin Penting PPKM Ini

Data terbaru yang dirilis Satgas Covid-19, dalam 24 jam terakhir hingga Rabu (15/9/2021), memperlihatkan angka kasus harian bertambah 4,128 kasus.

Penulis: Suyanto | Editor: Suyanto
SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Para warga binaan Lapas Kelas IIB Lamongan mendapat pelayanan suntik vaksin oleh petugas Polres Lamongan, Selasa (14/9/2021). 

SURYA.co.id I JAKARTA - Laporan kasus harian covid-19 di Indonesia menunjukkan, angka penambahan kasus baru terus mengecil.

Data terbaru yang dirilis Satgas Covid-19, dalam 24 jam terakhir hingga Rabu (15/9/2021), memperlihatkan angka kasus harian bertambah 4,128 kasus baru.

Dengan tambahan itu, total warga yang sedang maupun yang pernah terjangkit di Tanah Air berjumlah
4,174,216 kasus, terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Jokowi, 2 Maret 2020.

Update data covid-19 bisa dilihat publik setiap hari melalui laman covid19.go.id.

Kabar gembiranya lagi, angka kesembuhan pasien covid-19 semakin besar. Data terkini, angka pasien sembuh mencapai hampir tiga kali lipat kasus baru, tepatnya 11,246 warga sembuh.

Dengan tambahan ini, total saudara kita yang telah sembuh dari covid-19 mencapai 3,942,473 orang atau
94.4 persen dari total kasus.

Baca juga: TIPS SEHAT di Tengah Menggilanya Covid-19: Coba 6 Tanaman Ini untuk Jaga Imunitas

Sedang saudara kita yang meninggal dalam 24 jam terakhir akibat covid bertambah 250 orang. sehingga total korban meninggal sejak covid mewabah mencapai 139,415 atau 3.3 persen dari total angka warga yang terjangkit.

Dengan demikian, kini jumlah pasien covid yang masih dirawat atau dalam isolasi sebanyak 92,328
atau berkurang 7,368 pasien dalam 24 jam terakhir. Mereka yang masih dalam perawatan dan isolasi inilah yang masuk katagori data kasus aktif. Mari berdoa untuk mereka, semoga kembali sehat dan berkumpul dengan keluarga. Aamiiin.

Baca juga: Tips Sehat, Begini Cara Olahraga yang Tepat untuk Redakan Gejala Long Covid

Ini 6 Poin PPKM yang Perlu Diketahui

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan perpanjangan masa PPKM, hingga 20 September 2021 mendatang.

"Pemerintah menegaskan akan terus memberlakukan PPKM level ini di seluruh Jawa Bali."

"Jadi PPKM adalah alat kita untuk memonitor, kalau dilepas tidak dikendalikan bisa nanti ada gelombang berikutnya," kata Luhut dalam konferensi pernya, Senin (13/9/2021), dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Luhut menjelaskan, dalam PPKM minggu ini, ada sejumlah aturan yang akan dilonggarkan dan diperketat.

1. Bioskop boleh buka dengan ketentuan ini

Dikatakannya, kebijakan yang dilonggarkan antara lain bioskop yang mulai dibuka hingga penambahan lokasi wisata yang dibuka.

Hanya kabupaten/kota PPKM level 3 dan 2 yang boleh membuka bioskop, dengan batasan kapasitas pengunjung 50 persen.

Untuk memasuki bioskop, pengunjung diharuskan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Pembukaan bioskop dengan kapasitas 50 persen pada kota level 3 dan 2. Namun, dengan kewajiban menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan protokol kesehatan yang ketat," kata Luhut.

"Hanya kategori zona hijau lah yang dapat masuk area bioskop," imbuh dia.

Baca juga: Tips Sehat Masa Pandemi: 8 Cara Tingkatkan Imunitas Tubuh

2. Penambahan pelonggaran tempat wisata

Luhut juga menegaskan, selama satu pekan ke depan, pemerintah juga menambah lokasi wisata yang dibuka pada wilayah PPKM level 3.

Tentunya, pembukaan wisata ini diiringi dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan protokol kesehatan yang ketat.

"Penambahan lokasi tempat wisata pada level yang dibuka dengan prokes ketat dan implementasi aplikasi PeduliLindungi di kota ppkm level 3," ucap dia.

3. Perketat penggunaan aplikasi PeduliLindungi
Luhut juga membeberkan sejumlah aturan PPKM yang diperketat pada minggu ini, yaitu penggunaan aplikasi PeduliLindungi pada sejumlah lokasi industri.

"Mendorong peningkatan kepatuhan terhadap penerapan PeduliLindungi pad lokasi-lokasi industri secara maksimal," ucap Luhut.

Baca juga: TIPS SEHAT, Sehari 1.598 Nyawa Terenggut Covid19, Ini Tips Menjaga Kesehatan Mental, Hotline 119

4. Aturan Ganjil-genap

Pemerintah akan memberlakukan penerapan ganjil-genap pada kawasan tempat wisata. Lanjut Luhut, aturan ganjil-genap bertujuan mengurangi kendaraan yang datang ke wisata.

"Penerapan ganjil-genap pada daerah wisata mulai Jumat pukul 12.00 siang sampai Minggu 18.00."

"Tujuannya mengurangi kendaraan yang datang ke sana.Jangan sampai terjadi seperti kasus Pengandaran di minggu lalu," ungkap dia.
5. Syarat WNA masuk Indonesia

Lalu, kata Luhut, pengaturan terkait kedatangan Warga Negara Asing (WNA) masuk ke Indonesia juga diperketat.

WNA yang masuk harus sudah divaksinasi penuh hingga menjalani isolasi karantina terlebih dahulu.

"Persyaratan perjalanan internasional dari luar negeri wajib full vaksinasi, PCR 3 kali." "Melakukan karantina selama 8 hari," jelas dia.

6. Penerbangan Internasional cuma dua bandara

Selain itu, pemerintah juga membatasi pintu masuk penerbangan dari luar negeri.

Hanya akan ada dua bandara yang dipakai sebagai pintu penerbangan internasional, yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Sam Ratulangi, Manado

"Pengawasan masuk melalui pesawat udara, cuma melalui Cengkareng dan Manado."

"Sedangkan Bali, kita pertimbangkan untuk bisa jalan kita akan lihat 1-2 minggu ke depan," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved