Breaking News:

Berita Kediri

Selain Lezat, Juga Pertebal Imun; Menu Ikan Kuthuk Menjadi Andalan Baru Kuliner di Kediri

Selain itu proses masakan juga menggunakan bumbu dapur secara tradisional plus rempah-rempah dengan resep tempo dulu.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya/didik mashudi
Pecinta kuliner sedang menikmati spesial masakan ikan Khutuk di Markas Kuliner Simpang Lima Gumul, Kab Kediri, Rabu (15/9/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Masakan berbahan ikan, apalagi yang fresh didapatkan dari habitatnya, selalu mendapat tempat di hati pecinta kuliner. Yang terbaru adalah varian masakan dari Ikan Kuthuk yang ditawarkan Warung Gogo Iwak Kali, sebagai menu yang tidak saja lezat tetapi juga menjanjikan kesehatan bagi pengecapnya.

Karena ikan jenis Kuthuk sudah dikenal khasiatnya bagi kesehatan. Mengandung albumin, ikan Kuthuk mengandung albumin yang bermanfaat untuk menjaga imunitas tubuh dan mempercepat penyembuhan pasien pasca operasi.

Selain itu proses masakan juga menggunakan bumbu dapur secara tradisional plus rempah-rempah dengan resep tempo dulu.

Sekarang Gogo Iwak Kali yang merupakan tempat kuliner baru masakan berbahan baku ikan sungai, dibuka di Markas Kuliner Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri.

Beberapa menu andalannya adalah Kuthuk bumbu kuning, Khutuk bumbu rujak serta Rica-rica Khutuk. Harga ketiga menu spesial Khutuk ini juga sangat ramah di kantong hanya dibanderol Rp 22.500 per porsi.

Menu lainnya ada Wader goreng plus sambal pedas dan lalapan yang banyak digemari penggemar kuliner iwak kali. Pengelola juga menyiapkan sejumlah menu alternatif iwak kali seperti ikan lele, nila dan gurami. Selain ketiga varian menu yang telah disiapkan, juga disajikan lagi varian Sup Ikan Khutuk.

"Kami membuka kuliner Iwak Kali untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid. Karena dari kuliner Khutuk ada beberapa sektor yang bisa dirangkul untuk diajak berkolaborasi," kata Saksama Adi, pengelola Gogo Iwak Kali, Rabu (15/9/2021).

Dengan merangkul beberapa sektor itu, maka masyarakat pembudidaya ikan Khutuk dan wader bida diberdayakan. Apalagi dua jenis ikan itu masih banyak habitatnya di sungai. "Bahannya kami beli dari masyarakat, seperti ikan wader dan Khutuk dari Bendungan Waruturi Gampengrejo. Termasuk tenaga juga dari warga sekitar," ungkapnya.

Diharapkan setelah pandemi Covid-19 mereda, kuliner Gogo Iwak Kali dapat meningkatkan penghasilan masyarakat yang terdampak. Diungkapkan Saksana Adi, pihaknya memilih menu andalan kuliner ikan Khutuk karena punya banyak manfaat bagi kesehatan yakni kandungan albumin.

"Apalagi albumin juga sangat baik untuk pasien pasca operasi dan melahirkan termasuk menambah imun tubuh," ia menerangkan.

Sementara Irma Yulianti, salah satu pengunjung kuliner Gogo Iwak Kali mengaku masakan Rica-rica dan Khutuk bumbu kuning bumbunya sangat enak. Sedangkan pedasnya sudah menyengat, namun untuk yang suka pedas juga telah disiapkan cabe utuh.

"Saya sangat menyukai menu ikan Khutuk karena memiliki kandungan albumin yang sangat tinggi. Sehingga sangat baik untuk menambah stamina tubuh dan sangat bermanfaat bagi yang memiliki penyakit," kata Irma. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved