Breaking News:

PLN

PT BSI dan PLN  Sepakati Pengadaan Listrik 260 MVA

PT Bumi Suksesindo (BSI) mengalami peningkatan kegiatan operasional yang juga meningkatkan kebutuhan tenaga listrik.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto: bsi
Dari kiri: Albert Saputro, Presdir PT MCG Tbk bersama Boyke P. Abidin, Direktur PT Bumi Suksesindo dan Adi Priyanto, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, serta  Bob Saril, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN saat penandatanganan kerjasama penyedian energi listrik untuk proyek BSI di Banyuwangi.  

SURABAYA, SURYA - PT Bumi Suksesindo (BSI) mengalami peningkatan kegiatan operasional yang juga meningkatkan kebutuhan tenaga listrik.

Dalam rencana pengembangannya, BSI akan menambah tenaga listrik sebesar 260 mega volt
ampere (MVA).

Tenaga listrik yang dipakai BSI akan disuplai oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Penambahan ini untuk mendukung Proyek Tembaga Tujuh Bukit di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi," kata Albert Saputro, Presiden Direktur PT
Merdeka Coppergold Tbk. (MCG), induk perusahaan BSI, di sela penandatanganan kerjasama di Ruang Auditorium PT PLN Persero Kantor Pusat jalan Trunojoyo Blok M1/135, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021). 

Menurut Albert, pengembangan proyek tembaga ini adalah bagian pertumbuhan Merdeka menjadi perusahaan tambang mineral terdepan di Indonesia.

PLN menyambut gembira nota kesepahaman kerja sama yang ditandatangani hari ini.

Menurut Bob Saril, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, industri yang berkembang berarti pembangunan yang lebih maju dan penyerapan tenaga kerja
yang lebih banyak.

“PLN siap mendukung penuh MCG dan BSI,” kata Bob.

Selain penandatanganan, kesempatan hari ini juga digunakan PLN dan MCG untuk penjajakan kerja sama lain dengan PLN di lokasi-lokasi tambang Merdeka.

Proyek Tembaga Tujuh Bukit merupakan masa depan BSI. Untuk mewujudkannya, perusahaan sudah memulai eksplorasi bawah tanah sejak 2018.

Sampai saat ini, proyek berkembang dengan positif, yang mana perusahaan telah berhasil membuat terowongan hingga mencapai 1.800 meter dalam rangka persiapan Feasability Study (Studi Kelayakan).

Pengembangan proyek ini diperkirakan akan memperpanjang operasi BSI sampai 40 tahun lagi.

Boyke Abidin, Direktur BSI, memastikan bahwa peningkatan kegiatan operasi di Tujuh Bukit dilakukan dengan tetap berkomitmen terhadap pengelolaan lingkungan tidak hanya sesuai peraturan yang belaku tetapi juga mengacu ke standar internasional.

Dalam menjalankan operasi, BSI juga mengedepankan social license to operate.

“Dengan dukungan PLN, kami ingin berperan membangun Indonesia,” tandas Boyke.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved