Breaking News:

Berita Surabaya

Pertama di Indonesia, Mendaftar Gugatan Cerai di Surabaya Bisa Lewat Kantor Kelurahan

Pemkot Surabaya membuat terobosan dalam percepatan penyelesaian perkara di Pengadilan Agama

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) bersama Pengadilan Agama (PA) dan Kementerian Agama (Kemenag), Rabu (15/9/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemkot Surabaya membuat terobosan dalam percepatan penyelesaian perkara di Pengadilan Agama (PA). Di antaranya, urusan perceraian yang kini bisa didaftarkan melalui kantor kelurahan tanpa perlu ke Pengadilan Agama (PA).

Ini setelah Pemkot bersama PA dan Kementerian Agama (Kemenag) Surabaya membuat kesepakatan. Isinya, kesepakatan membuat pelayanan yang murah dan cepat.

Kesepakatan ini ditandatangani di Balai Kota, Rabu (15/9/2021), dengan dihadiri ketiga pihak. Dalam kesepakatan, mereka membuat terobosan dengan meluncurkan 3 aplikasi sekaligus.

Pertama, Layanan Online dan Terpadu Melalui One Gate System antara Disdukcapil, Pengadilan Agama dan Kemenag (Lontong Kupang). Layanan ini membantu isbat nikah bagi pasangan yang sebelumnya menikah secara siri.

Kedua, ada aplikasi ACO-ERI. Memuat lebih banyak layanan dibanding Lontong Kupang, ada sekitar delapan perkara di Pengadilan Agama yang bisa diakses di aplikasi ini.

Misalnya, permasalahan perkawinan seperti gugatan cerai, perubahan nama orang tua di akta anak, hingga permasalahan ahli waris.

Aplikasi ketiga adalah Sidak Pasukan yang berisi data masing-masing perkara. Sehingga, ketiga lembaga bisa melakukan pengecekan sebelum akhirnya diputuskan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengungkapkan, semua layanan ini terintegrasi di tiga lembaga tersebut.

"Tujuannya, pelayanan kepada masyarakat semakin mudah dan memberikan kepastian waktu," katanya.

Ada sejumlah kemudahan yang didapat orang yang berperkara nantinya. Misalnya, warga cukup mendaftar di kantor kelurahan melalui gerai mandiri yang terintegrasi dengan PA dan Kemenag.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved