Breaking News:

Berita Bangkalan

Perbaiki Jalan Ambles Akibat Longsor, Pemkab Bangkalan Gelontorkan Biaya Tak Terduga Rp 215 Juta

Guntur Setiadi mengungkapkan, perbaikan jalan terdampak bencana tanah longsor saat ini sudah masuk proses pengajuan administrasi ke BPKAD

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad faisol
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron meninjau lokasi tanah longsor yang mengakibatkan terputusnya akses jalan di Dusun Larlar, Desa Tlagah, Kecamatan Galis, Minggu (12/9/2021). 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Gerak cepat dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bangkalan guna memperbaiki jalan ambles akibat bencana tanah longsor di beberapa lokasi pada Sabtu (11/9/2021).

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Bangkalan, Guntur Setiadi mengungkapkan, perbaikan jalan terdampak bencana tanah longsor saat ini sudah masuk proses pengajuan administrasi ke BPKAD setelah melewati penghitungan volume pekerjaan.

“Kami sudah menghitung kebutuhan anggaran untuk akses di jalan desa di Dusun Larlar sebesar Rp 85 juta. Kemudian di jalan kabupaten Rp 130 juta. Anggaran bersumber dari BTT (Biaya Tidak Terduga) yang melekat di BPKAD,” ungkap Guntur kepada SURYA, Rabu (15/9/2021).

Seperti diketahui, Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron memerintahkan Dinas PUPR Bangkalan untuk segera membuat jalan alternatif ketika meninjau langsung jalan ambles di Dusun Larlar, Desa Tlagah, Kecamatan Galis, Minggu (12/9/2021).

Akses jalan di Dusun Larlar itu ambles hingga kedalaman 20 meter akibat hujan lebat mengguyur lebih dari satu jam kawasan Utara Kabupaten Bangkalan, Sabtu (11/9/2021) malam.

Berdasarkan hasil assessment BPBD Bangkalan, tanah longsor juga mengakibatkan tebing penahan jalan di dua lokasi rusak; jalan penghubung antar Kecamatan Konang dan Galis dan jalan penghubung antar Desa Galis Dajah Dajah, Desa Tlagah, Desa Durin, Desa Tokaban, dan Desa Dabung.

Longsornya penahan jalan penghubung antar Kecamatan Konang dan Galis itu mengakibatkan jalan ambles sepanjang 35 meter dengan ketinggian 4,9 meter.

Sedangkan tanah longsor juga mengakibatkan amblesnya jalan penghubung antar Desa Galis Dajah, Desa Tlagah, Desa Durin, Desa Tokaban, dan Desa Dabung sepanjang 25 meter, lebar 2,2 meter dengan kedalaman sekitar 3 meter.

”Ketika sudah masuk ke BPKAD akan langsung dikerjakan, sekitar dua minggu lagi. Tinggal menunggu persetujuan Pak Bupati,” pungkas Guntur. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved