Breaking News:

PPKM di Tuban

Penyebab Kabupaten Tuban kembali ke PPKM Level 2 setelah Sebelumnya di Level 1

Kabupaten Tuban kini menyandang status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 setelah sebelumnya sempat pada level 1.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Parmin
surya.co.id/m sudarsono
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo. PPKM Kabupaten Tuban kembali ke level 2 setelah sebelumnya sempat di level 1. 

SURYA.co.id | TUBAN - Kabupaten Tuban kini menyandang status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, setelah sebelumnya sempat pada level 1.

Perubahan level yang begitu cepat dalam hitungan hari ini cukup menjadi perhatian bagi pemerintah setempat. 

Berdasarkan hasil asesmen Kementerian Kesehatan RI tanggal 9 September 2021, Kabupaten Tuban dinyatakan telah berstatus PPKM level 1 di wilayah Propinsi Jawa Timur.

Namun dalam hitungan hari, pada 12 September 2021 ditetapkan kembali ke level 2.

Hal itu dipengaruhi adanya penurunan angka tingkat respons tracing pada transmisi penularan Covid-19. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo mengatakan, menurunnya angka kapasitas tracing positif Covid-19 tersebut berada di luar daerah. 

Misal ada beberapa kasus pasien positif Covid-19 beridentitas warga Tuban, tapi tinggal di luar Tuban dan tidak pernah pulang. 

Bisa karena berdomisili atau merantau ke luar daerah Tuban, seperti Semarang atau Malang. 

"Tidak memungkinkan dan tidak bisa kita tracing keluar daerah," ujar Bambang kepada wartawan, Rabu (15/9/2021).

Dia menjelaskan, jika mengacu pada data asesmen situasi Covid-19 di Kabupaten Tuban per tanggal 12 September 2021, nilai rasio transmisi komunitas masih pada tingkat 1.  

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved