Breaking News:

Berita Gresik

Pembelajaran Tatap Muka di Gresik Terus Dipantau, Cegah Munculnya Covid-19 dari Klaster Sekolah

Pemkab Gresik terus memantau penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
surya.co.id/willy abraham
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meninjau pelaksanaan PTM di SMPN 24 Cerme, Rabu (15/9/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK -  Pemkab Gresik terus memantau penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Meski Kabupaten Gresik masuk dalam level 1, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah tetap memantau langsung ke sekolah.

Jika sebelumnya memantau PTM di sekolah wilayah Kecamatan Bungah. Kali ini, Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik ini mengunjungi SMPN 24 Kecamatan Cerme.

Pagi hari, Wabup mendatangi sekolah negeri yang berada di jalan raya Dungus, Kecamatan Cerme.

Para pelajar yang sedang masuk ke dalam halaman sekolah. Bu Min, panggilan akrab Aminatun Habibah spontan turun dan melakukan sidak.

Begitu masuk di area sekolah, Bu Min bersama Kepala sekolah SMPN 24 Gresik, Syahrul Ulyah masuk ke ruang kelas untuk melihat proses belajar mengajar.

Seiring dengan masuknya Kabupaten Gresik di PPKM level 1, SMPN 24 Gresik dan semua institusi pendidikan di Kabupaten Gresik mulai melakukan pembelajaran tatap muka dengan membagi menjadi 2 sesi dengan waktu pembelajaran 3 jam.

Di SMPN 24 Gresik sendiri terdapat 14 kelas yang setiap hari melakukan pembelajaran secara offline.

Semua kegiatan PTM yang dilakukan instansi pendidikam ini harus tetap mematuhi protokol kesehatan, rajin mencuci tangan dan disiplin mengunakan masker hingga kegiatan pembelajaran berakhir.

Dalam kunjungannya di SMPN 2 Gresik, Bu Min mengingatkan para siswa yang sedang melakukan pembelajaran sesi 2 untuk membenarkan posisi maskernya.

"Ayo pakai maskernya yang benar," kata Bu Min.

Kegiatan PTM di Kabupaten Gresik sudah berjalan hampir 3 minggu, siswa dan wali murid menyambut baik pelaksanaan PTM.

Diharapkan pembelajaran kepada siswa bisa berjalan maksimal dengan protokol kesehatan. Agar tidak muncul klaster penyebaran Covid-19 di kelas.

"Kalau badan panas tidak boleh masuk ya, semangat belajar terus agar menjadi anak yang pintar mudah-mudahan cita-cita tercapai," pesan Bu Min.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved